Kapuas Kota air

Bupati Kapuas Ben Brahim Sambut Kunker Mendes PDTT Sekaligus Peresmian Demplot di Rawa Subur

Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar dan Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat meresmikan Demplot) Peternakan Terpadu Berkelanjutan di Desa Rawa Subur.

PEMKAB KAPUAS
Bupati Ben Brahim S Bahat (pakai lawung) memotong pita di Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan yang diresmikan Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, di Desa Rawa Subur (C3), Kawasan Transmigrasi Lamunti Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (2/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALA KAPUASKapuas Ben Brahim S Bahat'>Bupati  Kapuas Ben Brahim S Bahat dan jajarannya menyambut kunjungan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar, Jumat (2/9/2022)

Kunjungan Menteri Abdul Halim Iskandar sekaligus untuk meresmikan Demonstrasi Plot (Demplot) Peternakan Terpadu Berkelanjutan.

Lokasi fasilitas tersebut di Desa Rawa Subur (C3), Kawasan Transmigrasi Lamunti Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).

Bupati Ben Brahim S Bahat dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas nama Pemkab Kapuas dan masyarakat Desa Rawa Subur atas bantuan Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan yang diberikan.

“Kita lihat sendiri, demplot ini sudah menghasilkan ayam bertelur rata 100 telur lebih satu hari, begitu juga untuk bebek bertelur yang juga 100 telur lebih sehari, dan ini dipasarkan untuk kawasan ini saja sudah habis, begitu juga saya melihat dikembangkan biogas oleh pak Kades,” ungkap Bupati Ben Brahim.

Bupati Ben Brahim S Bahat Menteri Desa PDTT Abdul Halim resmikan Demplot Jumat (02092022).
Bupati Ben Brahim S Bahat (pakai lawung) menyaksikan penandatanganan di prasasti yang dilakukan Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, pada peresmian Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan di Desa Rawa Subur (C3), Kawasan Transmigrasi Lamunti Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (2/9/2022).

Kemudian, dirinya berharap agar demplot ini menjadi pilot project bagi desa-desa lainnya untuk bisa terus dikembangkan dan demplot seperti ini juga menjadi percontohan untuk desa-desa di kecamatan lainnya.

“Mudah-mudahan demplot seperti ini juga nanti dibantukan di desa-desa, di kecamatan yang lain, biar dapat dilihat sebagai contoh nanti kita pilih kepala desa yang rajin, kreatif dan inovatif,” imbuh orang nomor satu di Kabupaten Kapuas itu.

Bupati Ben Brahim juga mengatakan bahwa dengan adanya demplot ini menjadi angin segar dalam membangkitkan semangat bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Kapuas.

Tidak lain , lanjutnya, untuk mengoptimalkan segala potensi ekonomi peternakan dan sumber daya alam di daerah setempat.

Tentunya, ini akan berimbas pada peningkatan ekonomi kreatif dan produktif, sehingga dapat menyejahterakan masyarakat khususnya di wilayah kawasan transmigrasi Lamunti Dadahup dan juga Kecamatan Kapuas Murung.

Bupati Ben Brahim S Bahat dan Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar Jumat (02092022).
Bupati Ben Brahim S Bahat serah terima cendera mata dengan Menteri Desa PDTT, Abdul Halim Iskandar, saat melakukan kunker dan meresmikan Demplot Peternakan Terpadu Berkelanjutan di Desa Rawa Subur (C3), Kawasan Transmigrasi Lamunti Dadahup, Kecamatan Kapuas Murung, Kabupaten Kapuas, Provinsi Kalimantan Tengah, Jumat (2/9/2022).

Sementara itu, Menteri Abdul Halim Iskandar, mengatakan, demplot di Desa Rawa Subur yang bersinergi dengan BUMDes Berkah Bersama ini bertujuan untuk mendukung ketahanan pangan (food estate) di kawasan transmigrasi Kapuas.

“Langkah ini sebagai bagian dari program penguatan ketahanan pangan desa-desa di kawasan transmigrasi dan ini menjadi bagian dari program pemulihan ekonomi nasional di level desa,” ungkap Halim.

Dirinya pun mengungkapkan rasa syukur karena ini semua sudah bisa terwujud dan meminta demplot ini terus bisa dikelola dengan baik dan dimanfaatkan semaksimalkan mungkin oleh BUMDes setempat.

Tidak hanya menjadi demplot peternakan terpadu berkelanjutan saja, Halim menilai, demplot ini dapat menjadi kawasan wisata edukasi untuk anak-anak agar mengenali berbagai proses didalam kehidupan dan lingkungan.

“Konsep keberlanjutan ini harus dipegang supaya ini bukan hanya sekedar formalistik, tapi betul-betul berkelanjutan karena sudah disiapkan sedemikian rupa konsepnya,” terang Halim. (AOL/*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved