Kampusiana

Manfaatkan Cangkang Telur Bebek, Mahasiswa UM Banjarmasin Bikin Sunscreen

Mahasiswa Fakultas Farmasi UM Banjarmasin mengolah limbah cangkang telur bebek menjadi produk yang bernilai ekonomis yakni Sunscreen

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri
Mahasiswi Fakultas Farmasi UM Banjarmasin meracik bahan pembuatan Sunscreen dari cangkang telur bebek di Lab Farmasi Kampus Utama UM Banjarmasin di Handil Bakti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Kreativitas lima mahasiswa dan mahasiswi Kampus Universitas Muhammadiyah Banjarmasin ( UM Banjarmasin) layak dicontoh. 

Bagaimana tidak, mahasiswa Fakultas Farmasi ini mampu menyulap limbah cangkang telur bebek menjadi produk yang bernilai ekonomis. Yakni Sunscreen. 

Dikatakan Nur Alivia, salah satu anggota yang terlibat dalam proses pembuatan Suncreen dari cangkang telur bebek, sekilas mungkin cangkang telur sudah tidak ada manfaatnya lagi. Bahkan dibuang begitu saja setelah terpisah dari isi telur yang dikonsumsi. 

"Padahal, dari beberapa jurnal dan penelitian menunjukkan cangkang telur bebek memiliki Kalsium karbonat yang khasiatnya bisa memantulkan cahaya matahari dan bagus untuk kulit" ungkap Alivia. Sabtu (3/9/2022). 

Baca juga: Wisuda Pascasarjana ke-9 dan Sarjana ke-31 UM Banjarmasin, Maradona Jadi Wisudawan Terbaik

Baca juga: Penelitian di Desa Sawahan Batola, LPPM ULM Beberkan Trik Optimalisasi Lahan di Masa PSR

Adapun dipilihnya Suncreen dengan nama Nano Particle Sun Protect sebagai produk yang mereka buat, hal ini berkenaan di Indonesia sendiri hampir sepanjang tahun merupakan kawasan yang beriklim tropis, sehingga memiliki peluang besar untuk bisa digunakan masyarakat. 

Untuk mendapatkan limbah cangkang telur bebek sendiri, lanjut Alivia, mereka mengumpulkannya dari sejumlah pedagang martabak yang di kawasan Handil Bakti dan sekitarnya. 

"Ya awalnya terkesan aneh, karena sama abang-abang martabak dikira mau beli martabak telur. Ternyata cuman minta cangkangnya saja di tempat sampah," cerita Alivia. 

Perlahan, proses tersebut mulai teratasi, karena para pedagang martabak yang didatangi sudah hafal dengan keperluan mereka. 

Sehingga diizinkan menaruh plastik sampah khusus, untuk menampung cangkang telur bebek yang telah digunakan. Agar tidak perlu lagi memilahnya. 

Dijelaskan Era Rahmiati, setelah cangkang telur bebek dibawa pulang, proses selanjutnya direndam, dibersihkan dan kemudian dikeringkan dengan oven lalu disterilisasi dan terakhir dihaluskan menjadi bubuk. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved