Berita HST

Personel Kodim 1002/HST Bikin Sumur Bor Kedua untuk Warga Awang Landas

Personel Kodim 1002/HST bangun sumur bor dan tempat penampungan air di Awang Landas, Desa Sungai Buluh, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
PENERANGAN KODIM 1002 HST UNTUK BOST
Sumur bor dan penampungan air bersih kedua yang dibangun Kodim 1002 HST program Karya Bakti TNI di Dusun Awang Landas, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Perhatian terhadap warga yang ditinggal di rawa-rawa dan tak bisa terjangkau layanan air bersih PDAM, kembali diberikan Kodim 1002 HST.

Melalui Karya Bakti TNI 2022, semester II, personel Kodim membangun sumur bor beserta dua tempat penampungan airnya.

Desa yang menerima program tersebut, kembali Awang Landas, anak Desa Sungai Buluh, Kecamatan Labuanamas Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Disampaikan Plh Pasi Teritorial Kodim 1002/HST, Kapten Inf Moh Alip Suroso, Sabtu (3/9/2022), Karya bakti TNI tahun anggaran 2022 Kodim 1002/HST ini sasarannya kembali warga yang tinggal diperairan tersebut.

Baca juga: Dikejar Hingga ke Hutan, Pria Tabalong Ini Ketahuan Buang Bungkusan Berisi 6 Paket Sabu

Baca juga: Jadi Pengepul Judi Togel, Pria 48 tahun di Alalak Banjarmasin Diringkus Personel Satpolair Polresta

Sebelumnya, melalui Program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB), Kodim 1002 HST telah membuat sumur  bor dengan kedalam 84 meter.

Juga dilengkapi penampungan air (tandon) dan ganset sebagai penggerak mesih penyedot air. Namun, bantuan tersebut belum menjangkah seluruh warga yang memerlukan air bersih di desa tersebut.

“Untuk memenuhi keperluan warga, maka kami kembali memberikan bantuan yang sama dengan sebelumnya melalui program karya bakti TNI 2022,” kata Alip Suroso.

Sementara itu, Dandim 1002/HST Letkol Kav Gagang Prawardhana, SIP, MHan, berharap, masyarakat tak lagi kesulitan air bersih, sekalipun di musim kemarau.

Baca juga: Pedagang di Barabai Sebut Jangan Bawa-bawa Mandau Berkumpang Simpai Lima, Ini yang Bisa Terjadi

Baca juga: Tablig Akbar Ustaz Abdul Somad Menghadiri 100 Tahun Ponpes Rakha di Kota Amuntai

Warga Awang Landas tinggal di tengah perairan rawa yang terbentang luas. Meski di lingkungan tempat tinggalnya tersedia air yang berlimpah, namun tak layak konsumsi berbau dan berwarna kehitaman.

Sebelum ada fasilitas sumur bor, warga harus ke Sungai Buluh menggunakan jukung untuk mengambil air bersih keperluan memasak dan minum dengan waktu tempuh satu jam pulang pergi.

“Dengan mengonsumsi air bersih dan sehat, diharapkan menghasilkan SDM yang kuat. Anak-anak bisa tumbuh dan berkembang secara normal. Ini salah satu upaya juga, mendukung pemerintah mengatasi masalah stunting,” kata Dandim. 

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved