Bisnis

Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Sembako di Banjarmasin : Sudah Duluan Melonjak

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berimbas juga ke harga beberapa bahan pokok di pasar-pasar Banjarmasin.

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: M.Risman Noor
banjarmasinpost.co.id
Aktivitas pedagang sayuran dan sembako di Pasar Tradisional Sentra Antasari, Banjarmasin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang direalisasikan kemarin, Sabtu (3/9/2022), berimbas juga ke harga beberapa bahan pokok di pasar-pasar Banjarmasin.

Melalui pantauan ke Pasar Lama Kota Banjarmasin pada Minggu (4/9/2022), beberapa pedagang di pasar mengatakan ada beberapa harga barang yang mengalami kenaikan.

“Cabai, kentang, lagi naik-naiknya nih. Misalnya kaya cabai tiung, harganya naik Rp5 ribu. Kemarin sekilonya Rp45 ribu, sekarang Rp50 ribu,” kata Inayah, pedagang sayur di Pasar Lama Banjarmasin.

Di saat yang sama, Rahmi, pedagang sayur yang juga berdagang di Pasar Lama Banjarmasin mengatakan beberapa bahan mengalami kenaikan harga.

Baca juga: Kantor Pertanahan Kabupaten Tala Bina Belasan UMKM, Produknya Tembus Pasar Luar Negeri

Baca juga: Pererat Mahasiswa Baru, Hima Akuntasi FEB ULM Gelar Pertemuan di Balairung

“Banyak yang naik, cabai, bawang merah, kentang, kacang-kacangan juga ikut naik. Bawang merah sekarang Rp20 ribu sekilonya. Kacang Panjang sekarang Rp10 ribu sekilo, dulu paling sekitar Rp6 ribuan,” ujarnya.

Kemudian menurut Rahmi, ada beberapa barang yang kosong, seperti tempe, cabai merah besar.

“Iya ini tempe lagi kosong, ada info juga nanti harganya naik. Kalau cabe merah stok yang kami dapat sedikit saja. Sekilonya Rp80 ribuan,” ujar Rahmi.

Kemudian, masih di pasar yang sama tetapi di pedagang yang berbeda, mengatakan kenaikan harga bahan pokok ini sudah terjadi sekitar satu mingguan.

“Jadi sebelum BBM naik, harga-harga seperti cabai, kentang, dan bawang memang sudah naik terlebih dahulu. Jadi kemungkinan akan naik lagi harga-harganya besok,” tutur Andi, pedagang bawang sekaligus sembako di Pasar Lama Banjarmasin.

Pantauan selanjutnya, di hari yang sama, dilakukan di Pasar Sentra Antasari, Banjarmasin. Beberapa harga bahan di sana juga mengalami kenaikan.

Menurut pedagang sayur di pasar tersebut, Khadijah, harga bahan yang mengalami kenaikan yakni cabai-cabaian, bawang dan juga kentang.

“Cabai Tiung Rp60 ribu perkilonya sekarang, naik Rp5 ribu rupiah. Kalau kentang Rp17 ribu, kemarin kan sempat Rp15ribu. Kalau bawang merah Rp30 ribu sekilo, bawang putih Rp25 ribu. Kenaikannya sekitar Rp2 ribu sampai Rp3 ribuan,” ujarnya.

Harga bahan tersebut, menurut Khadijah sudah naik sekitar satu mingguan yang lalu.

Lalu di pedagang yang lain, Idah, mengatakan harga bahan yang mengalami kenaikan cukup signifikan yakni buncis dan kacang panjang.

“Buncis sekarang Rp18 ribu sekilonya, sebelumnya paling sekitar Rp10 ribuan. Kalau kacang panjang sekarang harganya Rp15 ribu perkilonya, dari harga sebelumnya sekitar Rp6 ribuan,” ujarnya.

Kemudian untuk harga cabai, kata Idah juga mengalami kenaikan. Seperti cabai tiung yang sekarang harganya Rp55 ribu sekilo, cabai rawit Rp90 ribuan sekilonya.

“Yang paling naik cabai merah besar, sekilonya Rp80 ribu, soalnya stoknya sedikit, dan juga dari pertaniannya tidak bisa maksain nunggu merah. Musim nya lagi jelek, kalau dipaksain ke merah, yang ada cabai nya rusak. Kalau yang hijau Rp20 ribu sekilonya,” jelas Idah.

Harga tersebut sudah naik sekitar seminggu yang lalu. Jadi, menurut Idah, kemungkinan akan ada kenaikan lagi. Terutama imbas dari kenaikan harga BBM.

(Banjarmasinpost.co.id/rifki soelaiman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved