Berita Banjarmasin

Besok PMII Kalsel Gelar Aksi Tolak Kenaikkan Harga BBM, Kerahkan 150 Massa

PMII Kalsel akan menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikkan tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi

Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Syaiful Riki
PMII Kalsel akan menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikkan tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalimantan Selatan (Kalsel) akan menggelar aksi unjuk rasa menolak kenaikkan tarif Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, Selasa (6/9/2022).

Diperkirakan ada 150 massa yang terlibat dalam aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Provinsi Kalsel tersebut.

Koordinator aksi, Ahdiat Zairullah mengatakan kenaikkan harga BBM Bersubsidi merupakan isu populis.

“Sehingga, semua kalangan harus ekstra mengawal,” tuturnya, Senin (5/9/2022).

Baca juga: Jelang Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Begini Pantauan Suasana SPBU di Banjarmasin

Baca juga: NEWS UPDATE - Lebih Murah Dari Pertalite, BBM Revvo 89 Kini Menghilang Setelah Diserbu Masyarakat

Baca juga: Harga BBM di SPBU Seluruh Indonesia per Sabtu 22 September 2022, Pertalite, Pertamax dan Solar

Selain itu, naiknya harga BBM, kata dia, berpotensi memberi efek domino ke bahan pokok.

“Setiap individu pasti merasakan efek kebijakan ini,” ujarnya.

Dalam aksi nanti, PMII mendesak pemerintah dan DPRD Kalsel untuk memberantas mafia BBM Bersubsidi.

Termasuk, memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

Pasalnya, dua fenomena tersebut yang ditengarai menjadi penyebab naiknya harga BBM bersubsidi.

“Target aksi kami nanti yang jelas meminta tuntutan diterima,” tegasnya.

Baca juga: Penjual Pertalite dan Pertamax Eceran di Kota Banjarmasin Sudah Mulai Naikkan Harga

Selain orasi, demontrasi penolakan kenaikkan harga BBM bersubsidi rencananya juga akan disisipi aksi teatrikal oleh sejumlah massa.

Sementara itu, Banjarmasin Post berupaya melakukan konfirmasi ke Polresta Banjarmasin, terkait pengamanan jalannya aksi.

Namun, pejabat yang berwenang hingga kini tak kunjung memberikan jawaban.

(Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved