Tips Sehat

Cara Memperbaiki Pendengaran yang Rusak, dr Zaidul Akbar Sarankan Terapi Bekam dan Tusuk Jarum

Penggagas kesehatan ala Rasulullah SAW, dr Zaidul Akbar membagikan cara memperbaiki pendengaran yang rusak.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
Capture Youtube QnA
Dokter Zaidul Akbar terangkan soal mengatasi sakit telinga. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penggagas kesehatan ala Rasulullah SAW, dr Zaidul Akbar membagikan cara memperbaiki pendengaran yang rusak.

Dokter Zaidul Akbar menuturkan mengobati pendengaran berfungsi seperti semula di antaranya dengan terapi bekam dan tusuk jarum.

Tak kalah penting sebelum berobat, dr Zaidul Akbar menyarankan agar umat Islam bertaubat terlebih dahulu atas kedzhaliman yang terjadi pada tubuh hingga terserang penyakit.

Organ telinga yang baik akan berfungsi untuk mendengar secara normal, jika ada gangguan pada telinga maka pendengaran akan rusak atau terganggu.

dr Zaidul Akbar menjelaskan segala penyakit yang menjangkiti tubuh hendaknya diobati, sebelum berobat alangkah baiknya bertaubat kepada Allah SWT.

"Bertaubat kepada Allah atas kesalahan dan meminta maaf kepada Allah atas semua yang telah kita kerjakan. Itu yang pertama, bertaubat sebelum berobat," jelas dr Zaidul Akbar dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube dr. Zaidul Akbar Official.

Baca juga: Warga Menamainya Keladi Birah, Tumbuh Subur di Jalur Jalan Usaha Tani Desa Kandanganlama Tala

Baca juga: Kala Siswa SMP Serang Bocah SD di Mataram, Kepsek Akui Anak Sekolah Darah Alami Trauma

Selanjutnya, ia menerangkan banyak cara atau ikhtiar yang bisa dilakukan untuk memperbaiki pendengaran yang rusak.

Cara yang pertama bisa melakukan terapi bekam bagi penderitanya, sangat efektif juga untuk vertigo.

Kemudian, bisa ditambahkan dengan terapi tusuk jarum, intinya kalau masih bisa organ telinga diselamatkan, terapi pijat dan tusuk jarum akan sangat membantu.

"Membantu mengembalikan pendengarannya tadi, selain itu banyaklah mendengar Alquran, kalau bisa telinga tidak mendengar apa-apa lagi selain mendengar Alquran," paparnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved