Berita Banjarmasin

Data Ganda Keanggotaan Parpol Pendaftar Pemilu 2024 Berpotensi Bertambah, Ini Penjelasan KPU Kalsel

Jumlah data anggota partai politik (Parpol) yang berpotensi ganda di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bertambah

Penulis: Achmad Maudhody | Editor: Hari Widodo
KPU Kalsel untuk BPost
Komisioner KPU Provinsi Kalsel Koordinator Divisi Data dan Informasi, Siswandi Reya'an. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jumlah data anggota partai politik (Parpol) yang berpotensi ganda di Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bertambah.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalsel mencatat setidaknya ada sebanyak 21.485 data berpotensi ganda dalam daftar anggota yang disampaikan oleh 24 Parpol ke Sistem Informasi Partai Politik (Sipol) KPU hingga pukul 13.35 Wita, Senin (5/9/2022).

Jumlah ini bertambah sebanyak 63 dibanding jumlah data berpotensi ganda yang dideteksi oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-Kalsel hingga Minggu (4/9/2022).

Dari jumlah itu data berpotensi ganda masih paling banyak pada data yang disampaikan oleh Partai Republik Satu sebanyak 7.256 lalu PBB 3.396 dan Parsindo 3.082 orang.

Baca juga: Bawaslu Tabalong Surati Parpol, Tindaklanjuti Aduan Masyarakat Soal Pencantuman Nama

Baca juga: Awasi Verifikasi Parpol, Bawaslu Tapin Temukan 538 Nama Diduga Ganda Dalam SIPOL

Baca juga: Cek Sipol, Nama ASN Hingga Staf Bawaslu di Kalsel Diduga Dicatut Jadi Anggota Parpol

Ketua Bawaslu Kalsel, Erna Kasypiah mengatakan, perkembangan data tersebut juga sudah disampaikan oleh Bawaslu kabupaten/kota kepada KPU kabupaten/kota untuk ditindaklanjuti.

"Karena yang melakukan verifikasi KPU, maka klarifikasi ke Parpol dan orang yang bersangkutan pada KPU," ujar Erna.

Terpisah, Komisioner KPU Provinsi Kalsel Koordinator Divisi Data dan Informasi, Siswandi Reya'an mengatakan, KPU kabupaten/kota tengah melaksanakan klarifikasi data berpotensi ganda tersebut di masing-masing daerah, Senin (5/9/2022).

Siswandi memaparkan, ada dua kategori data keanggotaan Parpol berpotensi ganda yang diklarifikasi oleh KPU kabupaten/kota.

Pertama yakni ganda identik internal parpol, dimana jika ada salah satu nama ganda dalam daftar keanggotaan salah satu parpol.

Maka hanya satu nama yang akan dinyatakan memenuhi syarat (MS) sedangkan nama identik lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Kategori kedua yakni ganda eksternal antar Parpol.

Jika demikian kata Siswandi, maka KPU akan memanggil perwakilan Parpol untuk menghadirkan orang yang diklaim sebagai anggotanya.

Nantinya orang yang bersangkutan akan membuat pernyataan Ia sebagai anggota Parpol yang mana.

"Jadi Parpol A dan B misalnya sama sama memuat nama orang itu. Nanti orangnya memilih misal yang A melalui surat pernyataan, maka keangotaannya di Parpol B dinyatakan TMS," terang Siswandi.

Baca juga: Namanya Tercatut Jadi Anggota Parpol di Tabalong, Staf Bawaslu Tala Lakukan Ini

Sedangkan soal sudah berapa banyak klarifikasi yang dilakukan dan berapa banyak keanggotaan yang dinyatakan TMS, Siswandi menyebut proses masih berlangsung.

Terkait implikasi potensi Parpol dinyatakan TMS akibat begitu banyaknya data ganda, hal ini kata Siswandi merupakan kewenangan KPU RI. (Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved