Breaking News:

Kriminalitas Internasional

Penikaman Sadis Terjadi di Kanada, 10 Orang Tewas, 15 Luka-luka, Petugas Buru Pelaku

kejadian kriminal sadis berupa penikaman terjadi di Provinsi Saskatchewan, Kanada, 10 orang dikabarkan tewas,polisi buru pelaku

Editor: Irfani Rahman
THINKSTOCKS
Ilustrasi penikaman. Polisi Kanada tengah melakukan pencarian terhadap dua orang yang diduga melakukan penikaman massal. 10 orang dikabarkan tewas dan puluhan luka-luka 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kejadian penikaman terjadi di Kanada. 10 orang dikabarkan telah tewas dalam kejadian sadis tersebut dan puluhan korban luka-luka, aparat kep;olisian setempat engah memburu pelaku.

Saat ini Kanada situasi mencekam terjadi di Kanada.

Hal ini dikarenakan adanya kejadian penikaman yang diduga dilakukan dua orang di Provinsi Saskatchewan, Kanada.

Banyaknya korban akibat penikaman ini membuat polisi melakukan perburuan besar-besaran terhadap pelaku.

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Tol Batang - Semarang yang Tewaskan 7 Orang, Ini Kata Pihak Kepolisian

Baca juga: Usai Kencan di Kamar Kos, Wanita di Bali Ini Dirampok, Korban Sempat Dianiaya

Kepolisian Kanada bahkan bergerak melakukan pencarian dua pelaku di daerah seluas 651.900 di selatan negara itu.

Penikaman yang telah menewaskan 10 orang, juga melukai 15 orang lainnya, disebut sebagai salah satu pembunuhan massal paling mematikan sepanjang sejarah Kanada.

Kepolisian belum bisa merilis motif serangkaian penikaman tersebut.

Namun, seorang tokoh masayarakat adat setempat menduga kasus-kasus itu berkaitan dengan peredaran narkoba.

Peristiwa penikaman hingga jatuh korban tewas yang menimpa masyarakat adat Amerika Utara ini membuat otoritas setempat menetapkan keadaaan darurat sipil.

“Tidak ada orang di sini yang akan tidur lagi. Mereka akan takut bahkan hanya untuk membuka pintu,” kata Ruby Works, seorang warga Desa Weldon, dekat lokasi penikaman sebagaimana dikutip Associated Press.

Per Minggu (4/9/2022) malam waktu setempat, polisi menyebut kendaraan yang diduga memuat dua tersangka terlihat di Regina, ibu kota Saskatchewan, sekitar 335 kilometer selatan daerah tempat kejadian perkara.

Baca juga: Resep Sup Ayam, Mudah Diolah Pas Disantap Bersama Keluarga Saat Cuaca Dingin

Baca juga: Diserang Buaya, Ibu Paruh Baya di Bangka Ini Melawan, Selamat Meski Luka Parah Hingga Tulang Patah

Kepala Polisi Regina Evan Bray menyebut tersangka diyakini masih berada di daerah Regina.

Polisi mengidentifikasi dua orang tersangka itu sebagai Damien Sanderson, berusia 31 tahun, dan Myles Sanderson, berusia 30 tahun.

Rhonda Blackmore, asisten komisaris kepolisian di Saskatchewan, menyebut sebagian korban terlihat telah diincar oleh pelaku. Namun, sebagain lain terlihat diserang secara acak.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved