Bayi Lelaki Ditemukan di Warung

Bayi Temuan di Mataraman Diamankan Dinas Sosial P3AP2KB Banjar, Beberapa Warga Ajukan usulan Adopsi

Kini bayi yang ditemukan di Mataraman ditangani petugas pada Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial di Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar untuk BPost
Bayi temuan warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalsel, Selasa (6/9/2022) diserahkan polisi ke Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar, Selasa (6/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Bayi temuan warga Desa Simpang Tiga, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (6/9/2022) kini ditangani jajaran kepolisian. 

Kapolsek Mataraman Iptu Arie Handoyo mengaku untuk kepentingan kesehatan dan kondisi bayi temuan itu secepatnya dilimpahkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Banjar. 

Anggota Polwan Polres Banjar yang  membawa bayi lelaki tersebut, diterima petugas khusus pada Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) Kabupaten Banjar. 

Kantor Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar berlokasi di Jalan Pendidikan, Kelurahan Sekumpul, Kecamatan Martapura. 

Baca juga: BREAKING NEWS, Bayi Lelaki Ditemukan di Warung di Desa Simpang Tiga Kabupaten Banjar

Baca juga: Pasca Ditemukan di Warung Desa Simpang Tiga Mataraman Kalsel, Bayi Laki-laki Ini Dalam Kondisi Sehat

Baca juga: Polisi Selidiki Temuan Bayi di Desa Simpang Tiga Mataraman Kabupaten Banjar Kalsel

Kini bayi itu ditangani petugas pada Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Jaminan Sosial di Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar. 

"Bayi kami amankan dan tempatnya dirahasiakan untuk memastikan kebutuhan bayi tercukupi," kata Yulian, Pendamping Rehabilitasi Sosial pada Kementerian Sosial didampingi Kasi Pelindung Rehabilitasi Sosial Anak, Penyandang Disabilitas dan Lanjut Usia, Indri. 

Menurut Yulian sudah ada beberapa warga yang datang ingin mengajukan usulan adopsi terhadap bayi tersebut. 

Namun, Pemerintah Kabupaten Banjar masih menunggu itikad baik orangtua bayi untuk memperjelas asal usul bayi tersebut. (Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid) 

 

 

 

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved