Kenaikan BBM

Menhub Budi Karya Sumadi Pastikan Tarif Ojol Naik, Subsidi Transportasi Disalurkan Lewat Pemda

Dampak kenaikan BBM mendorong naiknya tarif ojek online. Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan tarif ojol naik.

Editor: M.Risman Noor
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Antrean pengendara pada SPBU di Jalan S Parman, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, pasca pengumuman kenaikan harga BBM, Sabtu (3/9/2022). Kenaikan BBM memicu kenaikan tarif ojek online. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dampak kenaikan BBM mendorong naiknya tarif ojek online. Menteri perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan tarif ojol naik.

Dalam 2  hari ke depan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan tarif baru ojol akan ditetapkan.

Tak hanya tarif ojol, dampak kenaikan BBM juga mendorong naiknya tarif angkutan umum.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membeberkan langkah-langkah menangani dampak kenaikan harga BBM bagi sektor transportasi, seperti menaikkan tarif bus dan ojek online.

Budi pun mengaku telah melakukan koordinasi dengan kementerian maupun lembaga, termasuk dengan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan, serta mendengarkan saran dan masukan dari berbagai pihak.

Baca juga: Cara Mendapatkan BLT BBM Rp600.000, Mensos : Disalurkan dalam Dua Tahap

Baca juga: Beli Pertalite di SPBU di Kandangan Kabupaten HSS Kalsel Harus Pakai Aplikasi My Pertamina

“Komponen bahan bakar menjadi komponen yang cukup besar pada operasional layanan transportasi, yaitu berkisar antara 11 hingga 40 persen, sehingga berbagai penyesuaian pun harus kami lakukan. Di sisi lain, kami juga sangat menyadari dampak penyesuaian harga BBM terhadap angka inflasi,” kata Budi Karya, Senin (5/9/2022).

Adapun beberapa langkah yang dilakukan Kemenhub yaitu, melakukan penyesuaian tarif angkutan umum kelas ekonomi, khususnya pada moda transportasi darat.

Kajian yang akan dilakukan yaitu terkait tarif penumpang ekonomi angkutan antar kota antar provinsi (AKAP).

“Besaran tarif akan ditentukan oleh kajian yang tengah kami lakukan, dan hasilnya akan kami sampaikan dalam waktu dekat,” ujar Menhub.

Kemudian, langkah selanjutnya yaitu akan segera menetapkan penyesuaian tarif ojek online.

“Untuk penyesuaian tarif ojek online (ojol) akan kami umumkan dalam dua hari ke depan, dengan besaran yang telah disesuaikan dengan kondisi terakhir penyesuaian harga BBM,” tutur Budi.

Pengendara membeli bahan bakar minyak (BBM) di sebuah SPBU di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (5/9/2022). Pemerintah juga akan menaikkan tarif ojek online.
Pengendara membeli bahan bakar minyak (BBM) di sebuah SPBU di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan, Senin (5/9/2022). Pemerintah juga akan menaikkan tarif ojek online. (BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI)

Agar penerapannya dapat berjalan dengan baik, Menhub telah meminta Dirjen Perhubungan Darat untuk mengintensifkan komunikasi dengan dengan mitra pengemudi ojol dan pihak aplikator.

Sementara itu, Budi mengungkapkan dampak dari adanya kenaikan harga BBM bersubsidi pada moda transportasi laut, udara, dan kereta api kelas ekonomi tidak terlalu signifikan, namun demikian kajiannya tetap akan dilakukan dan diumumkan dalam waktu dekat.

“Untuk transportasi udara, saat ini kami melihat tren penurunan harga tiket pesawat di waktu-waktu tertentu. Ini menjadi hal yang menggembirakan sesuai dengan harapan kita bersama,” ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved