Tajuk

Mewaspadai Data Ganda

Terdapat dua kategori data keanggotaan Parpol berpotensi ganda yang diklarifikasi oleh KPU kabupaten/kota.

Editor: Eka Dinayanti
KPU Kalsel untuk BPost
Komisioner KPU Provinsi Kalsel Koordinator Divisi Data dan Informasi, Siswandi Reya'an. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - ADANYA data ganda yang digunakan oleh partai politik (parpol) dalam data syarat verifikasi di Sipol masih terus dilakukan pendalaman oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di kabupaten/kota di Kalimantan Selatan (Kalsel).

Ini dilakukan termasuk melalui pengawasan terhadap verifikasi administrasi surat pernyataan dugaan keanggotaan ganda dan berpotensi tidak memenuhi syarat partai politik yang tengah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Terdapat dua kategori data keanggotaan Parpol berpotensi ganda yang diklarifikasi oleh KPU kabupaten/kota.
Pertama yakni ganda identik internal parpol, dimana jika ada salah satu nama ganda dalam daftar keanggotaan salah satu parpol.

Nantinya hanya satu nama yang akan dinyatakan memenuhi syarat (MS) sedangkan nama identik lainnya dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS).

Kategori kedua yakni ganda eksternal antar parpol.

Dalam kasus semacam ini KPU akan memanggil perwakilan Parpol untuk menghadirkan orang yang diklaim sebagai anggotanya tersebut.

Nantinya orang yang bersangkutan akan membuat pernyataan sebenarnya dia sebagai anggota parpol yang mana.

Di luar keduanya, ada lagi potensi pelanggaran lain yakni adanya pencatutan.

Jadi nama yang tercantum dalam kepengurusan parpol, tidak diketahui oleh di empunya.

Pada kasus ini banyak yang mengaku terkejut saat mengetahui namanya lengkap dengan data diri seperti NIK terdaftar di partai politik tertentu usai melakukan pengecekan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved