Porprov Kalsel 2022

Tujuh Cabor yang Terancam Absen di Porprov Kalsel 2022 Masih Belum Final, KONI Tunggu Finalisasi

Pengurus KONI Kalsel akan temui KONI HSS untuk membahas cabor yang tidak masuk dalam dafar yang dipertandingkan pada Porprov 2022.

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MUHAMMAD SYAIFUL RIKI
ILUSTRASI - Dayung termasuk salah satu cabang olahraga yang sementara ini masih belum masuk dalam daftar yang dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan (Porporv Kalsel) tahun 2022 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Hal ini masih dalam penbahasan di KONI Kalsel. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Tujuh cabang olahraga yang terancam absen di Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ( Porprov Kalsel) XI tahun 2022, hingga kini masih belum final. 

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Prestasi (Binpres) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalsel, Agus Febrianto mengatakan, Selasa (6/9/2022), sampai sekarang belum ada keputusan final terkait hal tersebut. 

“Sebenarnya yang jadi acuan kita adalah Rakonprov. Dari Rakonprov itu, terakhirkan tahun 2020, sampai saat ini belum ada yang diubah,” katanya. 

Sebelumnya, kata Agus, KONI Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) sebagai tuan rumah Porprov Kalsel 2022  sudah melakukan audiensi ke KONI Kalsel.

“Kami sudah menyampaikan ke mereka mengenai hal yang menjadi acuan kita itu adalah Rakonprov. Karena itu merupakan rapat tertinggi,” jelasnya.

Baca juga: Porprov XI Kalsel 2022 di HSS Tersisa 2 Bulan Lagi, Ini  37 Cabor Yang Rencananya Dipertandingkan

Baca juga: Live SCTV! Link Live Streaming PSG vs Juventus Liga Champion 2022 di TV Online Vidio Malam ini

Hal yang perlu dipahami itu, menurut Agus, beberapa pihak harus mengetahui bahwa Porprov Kalsel adalah satu rangkaian untuk pembinaan prestasi.

“Harus mengetahui dulu kenapa cabor-cabor itu harus diikutkan. Apalagi, ada beberapa cabor unggulan yang bisa mengharumkan nama daerah. Seharusnya, yang sudah diputuskan di rakonprov itu harus diikuti,” pungkasnya. 

Kemudian, ujar Agus, selanjutnya harus mengacu pada Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kementerian Olahraga RI.

“Misalnya, dayung, menjadi salah satu cabor yang masuk kedalam DBON. Dan harus masuk skala prioritas di setiap daerah,” imbuhnya. 

Lalu, kata Agus, Porprov Kalsel 2022 menjadi tolak ukur dalam sebuah pembinaan prestasi di tiap daerah. Nantinya, yang terbaik akan diambil untuk mewakili Pra-PON.

Baca juga: Live SCTV! Line Up & Link Streaming Dinamo Zagreb vs Chelsea di Jadwal Liga Champion 2022 Malam Ini

Baca juga: Daisuke Sato Disorot, Luis Milla Isyaratkan Formasi Baru Persib Bandung Lawan Arema FC di Liga 1

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved