Kriminalitas Nasional

2 Pengedar Narkoba Asal Jawa Timur Diciduk di Denpasar, Edarkan Dengan Sistem Tempel

Pihak Satresnarkoba Polresta Denpasar menangkap dua pengedar warga Jawa Timur, ratusan gram sabu dan puluhan butir pil ekstasi disita

Editor: Irfani Rahman
Kompas.com/ Yohanes Valdi Seriang Ginta
Kapolresta Denpasar Kombes Bambang Yugo Pamungkas, saat menunjukan barang bukti hasil pengungkapan kasus peredaran narkoba di kawasan Denpasar, Bali, pada Selasa (6/9/2022). Pelaku mengedarkan narkoba dengan sistem tempel 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Pihak Satresnarkoba Polresta Denpasar menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu dan ekstasi. Dua pelaku asal Jawa Timur ditangkap petugas.

Ada pun modus pelaku mengedarkan barang terlarang ini dengan cara sistem tempel.

Petugas sendiri masih terus melakukan pengembangan terhadap kasus ini.

Kedua pelaku berinisial RRM (27), warga Lumajang, dan MAP (26), asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Baca juga: dr Zaidul Akbar Bongkar Rahasia Sisik dan Kulit Ikan, Sumber Kolagen dan Kekebalan Tubuh

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Santri Gontor asal Palembang hingga Tewas Diduga Lebih 1 Orang, Ini Kata Polisi

Selain mengamankan dua pelaku petugas juga menyita 126,88 gram sabu dan 114 pil ekstasi siap edar.

Kapolresta Denpasar,  Kombes  Bambang Yugo Pamungkas mengatakan, kedua tersangka ini terlibat dalam jaringan yang berbeda.

RRM ditangkap di halaman parkir tempat makan siap saji di Jalan Ahmad Yani, Denpasar Utara, pada Minggu (4/6/2022) sekitar pukul 14.30 Wita.

Saat itu, polisi menyita barang bukti berupa satu buah paket sabu seberat 99,83 gram netto dan 114 butir pil ekstasi.

Berdasarkan pengakuan tersangka, barang terlarang itu diperoleh dari seseorang bernama Jaki. Pelaku mengaku berhubungan dengan Jaki lewat telepon.

Dalam kasus ini, tersangka berperan sebagai pengedar dengna modus sistem tempel dan diupah Rp 50.000 per alamat atau lokasi meletakkan paket sabu dan ekstasi.

"Orang yang biasa dipanggil Jaki ini masih dalam proses lidik," kata Bambang di Lobi Mapolresta Denpasar, Selasa (6/9/2022).

Baca juga: Harga BBM Terbaru Rabu 7 September 2022 di Seluruh Indonesia, Pertalite, Pertamax Hingga Bio Solar

Baca juga: Fakta Baru Aksi Koboi Kanit Provost yang Tembak Mati Rekan Kerja, Diduga Tak Spontan, Ada Rencana

Sementara tersangka MAP ditangkap di area parkir di sebuah hotel di Jalan Mahendradata, Denpasar Barat, Sabtu (3/9/2022) sekitar pukul 01.00 Wita.

Dari tangan MAP, kata Bambang, polisi menyita barang bukti berupa tiga plastik klip berisi sabu dengan berat bersih 27,05 gram.

Menurut pengakuan MAP, barang terlarang tersebut diperoleh dari orang yang biasa dipanggil Pak Togar. MAP nekat menjadi pengedar karena diiming-imingi upah Rp 2 juta jika mengedarkan narkoba itu.

"Tersangka telah tiga kali melakukan penempelan di daerah denpasar dan tersangka tinggal di bali sejak satu bulan yang lalu," kata dia.

Atas perbuatanya, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun.Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tangkap 2 Pengedar Narkoba di Denpasar, Polisi Sita 126 Gram Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi",

Dapatkan informasi lainnya di Googlenews, klik : Banjarmasin Post

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved