Unjuk Rasa HMI

BREAKING NEWS : Gelar Unjuk Rasa Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa HMI Kalselteng Tuntut 5 Poin Ini

Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM Bersubsidi digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalsel

Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Tania Anggrainy
Massa HMI Kalsel menggelar unjuk rasa menolak kenaikan BBM Bersubsidi di depan gedung DPRD Kalsel, Rabu (7/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aksi unjuk rasa menolak kenaikan harga BBM Bersubsidi digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kalsel di depan Kantor DPRD Provinsi Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat, Kota Banjarmasin, pada Rabu (7/9/2022).

Puluhan mahasiswa HMI dalam aksinya menyampaikan 5 Poin tuntutan. 

Pantauan jurnalis Banjarmasin Post, puluhan massa aksi mulai berorasi sekira pukul 15.00 wita.

Ketua HMI Kota Banjarmasin, Nurdin Syapruddin mengatakan, tak hanya menolak kenaikan bahan bakar minyak (BBM), pihaknya juga mempunyai 4 tuntutan lain.

"Kami mempunyai 5 tuntutan dalam aksi hari ini, yakni menolak kenaikan BBM, reformasi Polri, berantas mafia migas, mengecam tindak refrensif Polisi, dan meminta pemerintah untuk memberikan solusi atas kenaikan bbm subsidi," ucap Nurdin Syapruddin yang juga mahasisw UIN Banjarmasin kepada jurnalis Banjarmasinpost.co.id.

Baca juga: NEWSVIDEO Aksi Penolakan Kenaikan BBM oleh Mahasiswa di Depan Kantor DPRD Kota Banjarbaru

Baca juga: BEM se-Kalsel Demo Tolak Kenaikan BBM pada 12 September 2022, Kerahkan Ratusan Massa

Baca juga: Ojol di Banjarmasin Berharap Dapat Bansos dan Jalur Khusus BBM

Nurdin melanjutkan, namun memang fokusnya saat ini bersama HMI pusat untuk menolak kenaikan BBM bersubsidi khususnya.

"Meskipun kenaikan tidak hanya terjadi pada BBM, namun naiknya BBM Bersubsidi menyusahkan masyarakat," tambahnya.

Meski hujan mengguyur hinga saat ini, massa aksi masih memadati Jalan Lambung Mangkurat. (Banjarmasinpost.co.id/Thaniaanggrainy)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved