Santri Gontor Meninggal Dikeroyok

Pelaku Penganiayaan Santri Gontor asal Palembang hingga Tewas Diduga Lebih 1 Orang, Ini Kata Polisi

Ini Kata Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo berkenaan dengan dugaan tewasnya AM santri asal Palembang yang diduga tewas dikeroyok

Editor: Irfani Rahman
(Net)
Ilustrasi mayat - Polisi saat ini tengah melakukan penydikan atas tewasnya santri Ponpes Gontor asal Palembang yang diduga tewas dikeroyok. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyidikan atas kasus tewasnya santri Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Jawa Timur, berinsial AM asal Palembang terus dilakukan pihak kepolisian. Ini Kata Kapolres Ponorogo, AKBP Catur Cahyono Wibowo.

Menurut AKBP Catur Cahyono Wibowo, terduga yang melakukan pengeroyokan terhadap AM santro Ponpes Gontor asal Palembang ini diduga lebih dari satu orang.

Tak hanya itu terungkap juga korban AM yang diduga tewas dianiaya ternyata menjabat sebagai sebagai ketua panitia dalam perkemahan Kamis Jumat (Perkajum) di Ponpes Gontor

Menurut Catur, penganiayaan diduga karena kesalahpahaman antara korban dan pelaku lantaran masalah kekurangan alat.

Baca juga: Harga BBM Terbaru Rabu 7 September 2022 di Seluruh Indonesia, Pertalite, Pertamax Hingga Bio Solar

Baca juga: Fakta Baru Aksi Koboi Kanit Provost yang Tembak Mati Rekan Kerja, Diduga Tak Spontan, Ada Rencana

Korban AM sendiri diduga dianiaya pada Senin (22/8/2022).

Namun untuk motif utuh, Kapolres mengatakan, akan disampaikan setelah polisi memeriksa semua saksi.

Soal penyebab kematian santri, kata dia, akan disampaikan oleh saksi ahli.

"Saksi ahli yang menyampaikan penyebab kematiannya," ujar Catur, Selasa (6/9/2022).

Sita kentongan hingga minyak kayu putih

Polisi juga melakukan olah TKP dan pengumpulan barang bukti di Ponpes Gontor, Selasa (6/9/2022).

"Selanjutnya dilakukan prarekonstruksi dalam kejadian tersebut dengan total 50 adegan yang dirangkum dari awal sampai ke IGD," kata dia.

Catur mengatakan, pra rekonstruksi menggambarkan adegan penjemputan, kegiatan yang mengakibatkan korban meninggal dunia, hingga korban dibawa ke IGD rumah sakit milik Pondok Gontor.

Baca juga: Cerita Rusmini TKW Asal Jawa Barat yang Dipenjara 11 Tahun di Arab Saudi, Dituduh Guna-guna Majikan

Baca juga: Jadwal Acara TV Hari Ini, 7 September 2022, Beragam Tayangan Menarik dari Kartun Hingga Sinetron

Polisi menyita sejumlah barang bukti di antaranya kentongan, air mineral, minyak kayu putih, hingga becak. Adapun baju korban telah dikembalikan ke keluarga AM di Palembang.

Terduga pelaku lebih dari satu orang

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved