Ekonomi dan Bisnis

Curah Hujan Tinggi, Jasa Cuci Helm di Banjarmasin Banjir Orderan

Curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari belakangan, membuat usaha Jasa Cuci Helm di Banjarmasin banjir orderan

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
 Julis saat mengeringkan busa Helm di mesin pengering. Usahanya banjir orderan selama curah hujan tinggi, Kamis (8/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Curah hujan yang tinggi sejak beberapa hari belakangan, membuat usaha Jasa Cuci Helm seperti yang ada di Jalan Kuin Selatan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), banjir orderan.

"Alhamdulillah, dalam beberapa hari ini banyak yang mencuci helmnya ke tempat saya. Kebanyakan yang mencuci karena basah habis kehujanan," ucap Owner Fresh Freedom Cuci Helm, Muhammad Julis Hakim, Kamis (8/9/2022).

Julis mengatakan, sebelumnya jika cuaca sedang panas atau musim kemarau, rata-rata hanya 10 orderan tiap harinya.

"Saat ini ada sekira 20 helm rata-rata tiap harinya," ungkapnya.

Baca juga: Menghemat Waktu, Pencucian Mobil di Banjarmasin Ini Menggunakan Jasa Robot

Baca juga: VIDEO Kreativitas Jasa Pencucian di Marabahan, Cuci Motor Dapat Bonus Gelang Simpai

Sekedar informasi, untuk biaya cuci satu helmnya dikenakan biaya Rp15 ribu untuk yang standar, sedangkan untuk helm jenis full face dikenakan biaya Rp20 ribu/helmnya.

Proses pencucian mulai dari mencuci busa dalam helm, setelah bersih lalu dikeringkan dan dipasang kembali.

Setelah itu lanjut untuk membersihkan bagian luar helm menggunakan pembersih khusus. Sehingga noda atau kotoran yang menempel dibagian luar helm akan hilang, dan helm akan bersih kinclong seperti baru.

Menggunakan mesin khusus, Julis dapat mengeringkan busa helm dalam sekejap. Sehingga cuaca seperti apapun tidak mempengaruhi dalam proses pengeringan hingga proses pemolesan sampai selesai 

"Pengeringnya ini seperti alat pengering rambut itu lo, ada udara panas yang keluar, seperi hairdryer lah.  Kira-kira satu helm satu jam sudah kelar, itu kalau dikerjakan sendiri," paparnya.

Memulai usaha cuci helm sejak 2017 lalu, Julis mengaku sangat tekun menjalani usahanya tersebut meskipun ia sudah memiliki usaha toko pakaian di Pasar Ujung Murung, dan puluhan pintu kontrakan.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved