Berita Banjarbaru

Inovasi SKPD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Banyak yang Belum Terlaporkan

Gubernur memberi penghargaan Kalsel Innovation Award 2022 kepada sejumlah kabupaten dan kota serta SKPD Pemprov Kalimantan Selatan.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/MILNA SARI
Penyerahan penghargaan kepada SKPD yang memiliki inovasi terbaik, berlangsung di Gedung Idham Chalid, kompleks perkantoran Gubernur Kalimantan Selatan, Kamis (8/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Program Rumah Sejahtera (PRS) Dinas Sosial Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mendapat penghargaan berupa Kalsel Innovation Award 2022.

Ajang ini digelar Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan ( Balitbangda Kalsel),  Kamis (8/9/2022), di Kota Banjarbaru.

Sedangkan terbaik kedua adalah inovasi Mal Pelayanan Publik (MPP) oleh DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) Banjarbaru.

Dan terbaik ketiga, yakni Aplikasi Sistem Informasi Layanan Online Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil (SILAKAS) dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Tanah Laut.

Gubernur Kalsel melalui Asisten Administrasi Umum, Subhan Noor Yaumil, memberi apresiasi atas Kalsel Innovation Award 2022 ini. 

Baca juga: Dishub Kalsel Naikan Tarif Kapal Sungai dan Bus Kaltim, Siap-siap Angkutan Hulu Sungai dan Kotabaru

Baca juga: Tak Bisa Beli Pertalite di SPBU Karena HP Jadul, Sopir di Tanahlaut Terpaksa Pilih BBM Eceran

"Ke depan, diharapkan masing–masing SKPD memiliki minimal satu inovasi. Bagi yang belum, maka akan diberikan perhatian lebih, sekaligus penilaian kinerja oleh Gubernur Kalsel," kata Subhan.

 

Diharapkan Gubernur, dengan inovasi-inovasi yang dbuat, mak dapat berdampak pada peningkatan pelayanan publik dan pembangunan Kalsel.

Selain di tingkat provinsi, SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel juga tak luput dari penghargaan. 

Inovasi Gerakan Revolusi Hijau Dishut Kalsel, misalnya, berhasil meraih terbaik pertama.

Terbaik kedua adalah UPTD Dinas Perdagangan Kalsel, yaitu Balai Penguji Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) melalui inovasi E-Kalibrasi.

Baca juga: Warga Banjarbaru Keluhkan Tarif Air Bersih, Aditya Minta Direktur PTAM Intan Banjar Lakukan Ini

Baca juga: VIDEO Terjadi Lagi Bangunan Ambles, Kali Ini Ruko 2 Lantai di Pekapuran Raya Banjarmasin

Terbaik ketiga diraih RSJ Sambang Lihum melalui inovasi Saliling (Sambang Lihum Keliling).

Kepala Balitbangda Kalsel, M Amin, mengatakan, penghargaan ini merupakan langkah untuk memicu inovasi di lingkungan pemprov. 

Pada tahun pertama,diakuinya, hanya 12 SKPD dari 40 SKPD yang mendaftar ikut dalam lomba inovasi. 

"Makanya, kami melakukan penandatanganan komit6agar setiap SKPD memiliki inovasi minimal satu, sehingga di tahun depan semua SKPD di Pemprov Kalsel bisa ikut," ujarnya.

Pada sebagian SKPD, kata Amin, juga sudah memiliki inovasi. Namun, tak terlaporkan secara administrasi, sehingga dinilai tak memiliki inovasi.

Baca juga: PNS Kasubag Pengawasan di Bawaslu Banjarmasin Jadi Korban Pencatutan Nama dan NIK oleh Parpol

Baca juga: Berawal Chat Mesra dengan Perempuan Lain, Pertengkaran Pasutri di Tabalong Berujung ke Polisi

"Nanti, kami akan ada bimbingan teknis agar inovasi dari SKPD itu bisa terlaporkan dan diinput datanya, sehingga tercatat sebagai inovasi," tandas dia.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved