Sport

Kali Pertama Arung Jeram Digelar di Porprov XI Kalsel, Ketua Faji Kalsel : Diikuti Enam Daerah

Pertama kalinya, cabang olahraga arung jeram dipertandingkan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI Kalsel di Hulu Sungai Selatan

Penulis: Rifki Soelaiman | Editor: Hari Widodo
FAJI Kalsel untuk BPost
Para rafter (sebutan untuk pemain rafting) sedang melakukan rafting atau arung jeram.  

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Cabang olahraga arung jeram siap mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XI  Kalimantan Selatan 2022 di Hulu Sungai Selatan (HSS), November mendatang. 

Ketua Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Provinsi Kalimantan Selatan, Bandi Chairullah mengatakan, Kamis (8/9/2022), ini kali pertama cabor arung jeram mengikuti Porprov Kalsel.

Nantinya, kata Bandi, terdapat atlet-atlet dari 6 daerah yaitu Banjarmasin, Martapura, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tanjung.

“Dari Porprov ini, kita sekaligus mencari atlet-atlet yang potensial. Nantinya akan dibina lagi untuk tanding di Kejurnas atau di pra-PON,” katanya. 

Baca juga: Alumni dan Siswa SMKN 1 Martapura Ikut Workshop Arung Jeram di Irigasi Riam Kanan Kalsel

Baca juga: Pengurus PODSI Kalsel Tunggu Keputusan KONI Terkait Dayung yang Terancam Absen di Porprov

Baca juga: Tujuh Cabor yang Terancam Absen di Porprov Kalsel 2022 Masih Belum Final, KONI Tunggu Finalisasi

Sebelum Porprov, FAJI Kalsel terlebih dahulu menyelenggarakan Kejurprov dan Kejuaraan Open Rafting Banua.

“Dua-duanya, dilaksanakan bersamaan pada tanggal 22 September sampai 25 September di Sungai Irigasi Martapura, Kabupaten Banjar,” ujarnya.

Bandi menuturkan dua kejuaraan tersebut dilaksanakan pada waktu bersamaan. Karena, selain mengadu ketangkasan para atlet dan pemain, acara ini juga dicanangkan dalam rangka pengenalan cabor arung jeram ke warga Kalimantan Selatan.

“Makanya kita adakan bersamaan, khusus atlet dan bebas. Ini juga dalam rangka media percepatan, sosialisasi, dan pengenalan cabor arung jeram ke masyarakat luas,” tandasnya. 

Untuk Kejurprov sendiri, kata Bandi akan dibagi menjadi tiga kelas, yaitu youth putra/putri, junior putra/putri, dan open putra/putri. 

“Untuk youth sendiri, batasan umurnya itu dari 15 sampai 18 tahun. Kalau di regulasi batasnya sampai 19 tahun. Tapi disini kita kurangin satu tahun,” ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved