Breaking News:

Petualangan Mendaki Gua Berangin di HST

Wisata Kalsel - Gua Berangin HST Dihuni Banyak Kelelawar, Kotorannya Dipanen untuk Pupuk Pertanian

Kelelawar yang banyak menghuni Gua Berangin HST jadi berkat bgi wrga setempat karena kotorannya membeli keuntungan.

Penulis: Hanani | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/hanani
Kantor Desa Pasting 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Salah satu binatang yang menjadi penghuni sejati Gua Berangin di Desa Pasting Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalsel adalah kelalawar.
Dengan mudah fauna bersayap yang hidup bergelantungan di dalam bagian atas gua tersebut ditemukan.

Keberadaan kelalawar tersebut menghasilkan banyak sekali kotoran.

Namun hal itu justru menjadi berkah bagi warga setempat.

Warga Pasting memanfaatkannya sebagai pupuk penyubur tanaman.

Baca juga: Wisata Kalsel - Gua Berangin di HST, Mencapainya Harus Mendaki, Tiupan Angin Bikin Tubuh Segar

Baca juga: Wisata Kalsel - Berada di Perut Gunung Karst, Angin dari Puncak Gunung Menembus Gua Berangin HST

Baca juga: Wisata Kalsel - Uniknya Gua Berangin HST, Bagian Bawahnya Tanah Tak Rata, Banyak Lubang dan Lorong

Baca juga: Wisata Kalsel - Aneka Binatang Merayap Ditemukan di Dinding Gua Berangin HST

Baca juga: Wisata Kalsel - Destinasi Petualangan Tanpa Biaya Masuk, Banyak Spot Menarik dalam Gua Berangin HST

Mereka memanen kotoran kelalawar tersebut, selain untuk kebutuhan berkebun, juga untuk dijual kepada para petani di luar desa.

“Satu karung isi 50 kilogram Rp 50 ribu. Lumayan untuk menambah penghasilan, selain menyadap karet dan berkebun sayuran,” kata Hifni, aparat desa setempat.

Selain kelelawar, konon terdapat pula burung walet, yang menghasilkan sarang, namun sarang tersebut tak bisa dibawa keluar karena ada unsur gaib.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved