Kriminalitas Tabalong

Dibekuk di Kios di Pasar Tanjung Tabalong, Pria Ini Simpan 145 Butir Obat Terlarang

Satresnarkoba Polres Tabalong mengamankan pelalu yang juga berjualan obat terlarang.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
Humas Polres Tabalong
-Pelaku yang diamankan, FL alias Ifau (28), yang diamankan karena diduga terlibat peredaran obat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Setelah membekuk pelaku EWR alias Eko (38), di kediamannya di Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel, Satresnarkoba Polres Tabalong mengamankan pelalu lainnya yang juga berjualan obat terlarang.

Pelaku yang diamankan, FL alias Ifau (28), warga Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong, Aipda Irawan Yudha Pratama, Jumat (9/9/2022), membenarkan FL alias Ifau diamankan karena diduga terlibat peredaran obat terlarang.

“Berdasarkan informasi yang diberikan Eko yang sudah diamankan Selasa (6/9/2022) pagi karena kepemilikan dan pengedaran tablet yang diduga mengandung karisoprodol, Satresnarkoba yang dipimpin oleh kasat narkoba Iptu Sutargo, hari Selasa siang itu juga langsung bergerak,“ katanya.

Baca juga: Pengedar Obat Terlarang di Tabalong Dibekuk di Rumah, Mengaku Beli dari Amuntai HSU

Baca juga: Penyadap Aren di Tabalong Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun, Diduga Jatuh dari Pohon

Saat itu pelaku diketahui berada di sebuah kios di Pasar Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Tabalong.

Petugas langsung mendatangi dan ketika dilakukan pemeriksaan di kios, polisi kembali menemukan tablet putih yang diduga mengandung karisoprodol.

"Yang cukup mengejutkan petugas, pelaku Ifau merupakan adik ipar dari pelaku Eko," ungkapnya.

Dari pelaku Ifau ini petugas menemukan 145 butir tablet warna putih tanpa merek dengan penanda strip pada satu sisi yang diduga mengandung karisoprodol yang diakui Ifau miliknya.

Baca juga: BPBD HST Tetapkan Hantakan dan Haruyan Siaga Banjir, Turunkan Tim ke Lokasi Terdampak di Meratus

Baca juga: Pampangan Bambu dan Sampah Tutup Akses Sungai Martapura Banjarmasin

Dengan ulahnya ini, maka pelaku ifau disangkakan dengan Pasal 112 ayat 1 Undang-Undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika yang berbunyi setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman.

Ancaman hukumannya dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 miliar.

"Saudara FL alias Ifau saat ini sudah diamankan di Polres Tabalong, dan turut disita barang bukti berupa 145 butir obat warna putih tanpa merek dengan penanda strip pada 1 sisi yang diduga mengandung karisoprodol," katanya.

Kemudian juga ada uang hasil penjualan sebanyak Rp 300 ribu, 1 buah handphone warna biru, 1 buah plastik bening dan 1 buah plastik hitam.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved