Ekonomi dan Bisnis

Harga BBM Bersubsidi Naik, Harga Ikan di Banjarmasin Tak Terpengaruh, Begini Penjelasan Pedagang

Kenaikan harga BBM Bersubsidi rupanya tak berpengaruh terhadap harga ikan  yang di jual di pasar tradisional

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
Pedagang Ikan di Pasar Antasari Banjarmasin, Jumat (9/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kenaikan harga BBM Bersubsidi rupanya tak berpengaruh terhadap harga ikan  yang di jual di pasar tradisional  Banjarmasin

Abdul Hamid seorang pedagang ikan di kawasan belakang Pasar Antasari Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengatakan, kenaikan BBM tidak mempengaruhi harga jual.

Sebab, yang mempengaruhi naik turunnya harga ikan adalah cuaca.

Hamid menjelaskan, harga ikan naik jika cuaca sering hujan, atau air sedang pasang.

"Kalau air tinggi karena hujan atau sedang pasang, maka sulit untuk mencari ikannya," jelasnya, ," ucap Hamid, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: 10 Spesies Ikan Sungai di Banjarmasin Terkontaminasi Mikroplastik, Lais Paling Banyak Tercermar

Baca juga: Didatangi Petugas, Penyetrum Ikan di Sungai Tabalong Kabur Tinggalkan Perahu dan Perlengkapnnya

Ia mencontohkan, seperti mencari ikan haruan atau gabus. Kalau airnya tinggi akan sulit untuk mencari. maka harga akan naik seperti sekarang.

Hamid menyebutkan, saat ini ikan gabus perkilogram Rp 50 ribu, untuk ukuran yang besar.

"Ukuran kecil Rp45 ribu saja. Kalau normal biasanya harganya yang besar Rp35 ribu sampai Rp40 ribu saja," sebutnya.

Adapun harga-harga untuk ikan lain yang dijuanya seperti Nila kisaran Rp36 ribu/kg, Patin Rp 28 ribu/kg, dan Lele Rp25 ribu.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Minah pembeli ikan di kawasan belakang Pasar Antasari.

Minah menyampaikan bahwa kenaikan BBM tidak berpengaruh sama sekali dengan harga ikan.

"Masih normal saja semuanya, sejak BBM naik kemarin," ucap pedagang nasi kuning di kawasan Pekauman.

Kendati demikian, Minah tetap mengeluhkan kenaikan BBM saat ini.

Baca juga: Wisata Kalsel - Cara Masyarakat Kuripan Kabupaten Barito Kuala Jaga Habitat Ikan Air Tawar

Pasalnya ia harus mengeluarkan uang lebih untuk uang saku anaknya yang sudah duduk di bangku sekolah kelas XII di salah satu sekolah SMK di Banjarmasin.

"Biasaya memberi anak Rp20 ribu untuk uang sakunya sama buat membeli minyak. Sekarang anak saya minta tambah, alasannya karena harga minyak naik," pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved