Kriminalitas Tabalong

Pengedar Obat Terlarang di Tabalong Dibekuk di Rumah, Mengaku Beli dari Amuntai HSU

Pengedar obat-obatan dibekuk di kediamannya di Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel.

Penulis: Dony Usman | Editor: Eka Dinayanti
Humas Polres Tabalong
Pelaku EWR alias Eko (38), yang diamankan karena diduga jual obat terlarang 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pengungkapan dugaan peredaran obat-obatan terlarang kembali berhasil dilakukan Satresnarkoba Polres Tabalong.

Pelaku EWR alias Eko (38), dibekuk di kediamannya di Kelurahan Belimbing Raya, Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalsel.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui, PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong, Aipda Irawan Yudha Pratama, Jumat (9/9/2022), membenarkan diamankannya pelaku, EWR alias Eko.

“Yang bersangkutan diamankan di kediamannya, Selasa (6/9/2022) pagi," katanya.

Baca juga: Dua Pengedar Narkoba Asal Banjarmasin Diciduk di HSS Kalsel, Simpan Sabu Dalam Charger HP

Baca juga: Penyuplai Narkoba di Tabalong Ini Tak Berkutik Dibekuk di Rumah, Polisi Amankan Paket Sabu

Disampaikannya, penangkapan Eko berawal dari informasi masyarakat yang menyampaikan adanya transaksi narkotika di lingkungan mereka.

Petugas yang dipimpin Kasatresnarkoba Polres Tabalong, Iptu Sutargo, kemudian lakukan penyelidikan untuk bisa mengungkapnya.

Setelah mengetahui d imana keberadaan pelaku, EWR alias Eko, petugas langsung bergerak mendatangi rumah pelaku.

"Saat dilakukan penggeledahan di kediaman Eko, petugas menemukan tablet warna putih tanpa merek dengan penanda strip pada 1 sisi yang di duga mengandung karisoprodol sebanyak 64 butir," katanya.

Saat ditanya, pelaku EWR alias Eko mengakui obat tersebut miliknya dan juga memberikan informasi ada temannya yang juga menjual barang serupa dengan miliknya.

Baca juga: Penyadap Aren di Tabalong Ditemukan Tak Bernyawa di Kebun, Diduga Jatuh dari Pohon

Dari keterangan Eko, mereka membeli obat tersebut dari seseorang di wilayah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Untuk penyuplai yang diakui EWR alias Eko dari HSU ini hingga saat ini masih dalam pencarian petugas.

"Saat ini saudara Eko sudah diamankan di Polres Tabalong," katanya.

Turut disita barang bukti berupa 64 butir obat warna putih tanpa merek dengan penanda strip pada satu sisi yang diduga mengandung karisoprodol.

Juga uang hasil penjualan sebanyak Rp395 ribu, 1 buah handphone warna hitam dan 1 buah plastik bening.

(banjarmasinpost.co.id/donyusman)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved