Breaking News:

Religi

Tata Cara Memotong Kuku, Buya Yahya : Sunnah di Hari Jumat dan Jangan Lebih 40 Hari

Buya Yahya mengungkapkan tata cara memotong kuku. Selain itu, Buya Yahya mengingatkan sunnah di hari Jumat memotong kuku.

Penulis: Mariana | Editor: M.Risman Noor
capture kanal youtube Al-Bahjah TV
Buya Yahya terangkan mengenai waktu memotong kuku. Hari Jumat menjadi sunnah memotong kuku. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Buya Yahya mengungkapkan tata cara memotong kuku. Selain itu, Buya Yahya mengingatkan sunnah di hari Jumat memotong kuku.

Penceramah Buya Yahya menjelaskan hari yang dianjurkan untuk Memotong Kuku dalam Islam. Simak penjelasan mengenai kapan waktu  potong kuku.

Buya Yahya yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah menuturkan potong kuku hukumnya adalah sunnah.

Banyak beredar riwayat hadist yang tidak benar mengenai potong kuku, maka Buya Yahya menyebut hadist tersebut tidak dapat dipakai sebagai ilmu bagi umat muslim.

Memotong Kuku adalah salah satu upaya manusia dalam membersihkan anggota tubuhnya.

Baca juga: Besok Mulai Puasa Ayyamul Bidh September 2022, Ustadz Abdul Somad Beberkan Tata Cara Melaksanakan

Baca juga: 3 Surah Ini Baik Dibaca di Hari Jumat, Ustadz Adi Hidayat : Perbanyak Doa Setelahnya Membacanya

Kuku yang panjang dan kotor akan mengganggu penampilan, serta dapat menajdi sumber penyakit.

Buya Yahya menjelaskan hadist shahih riwayat muslim menerangkan tentang fitrah manusia, umat muslim dianjurkan mematuhi fitrah itu di antaranya potong kuku.

"Potong kuku adalah sunnah, kapan saja, ada anjuran lebih sunnah kalau mengerjakannya hari Jumat," jelas Buya Yahya dikutip Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Al-Bahjah TV.

Hukum potong kuku adalah sunnah, jikalau ada hadist yang meriwayatkan tentang hari yang dilarang kemudian tidak mendapat rahmat,  riwayat hadist yang demikian tidak bisa dipakai.

Lebih lanjut, Buya menyebut hadist yang menyatakan potong kuku yang semula sunnah dan bagus menjadi tidak mendapatkan rahmat adalah hadist yang berbahaya.

"Potong hari apa saja, hanya diimbau potong sepekan sekali setiap hari Jumat, paling lama jangan lebih dari 40 hari, 40 hari itu sudah seperti harimau,"  urai Buya Yahya.

Jikalau tak bisa dilakukan di hari Jumat, bisa potong kuku hari apapun termasuk hari Sabtu.

Sebab potong kuku adalah anjuran Nabi SAW, Rasulullah pun tak melarang atau membatasi hari atau waktunya.

Banyak beredar info-info hari yang dilarang memotong kuku, maka Buya Yahya imbau untuk mewaspadai yang demikian.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved