Berita Banjarmasin

3 Narapidana Lapas Kelas IIA Banjarmasin Dipindahkan ke Batu Nusakambangan

Proses pemindahan 3 napi Lapas Kelas IIA Banjarmasin ke Nusakambangan dikawal oleh dua orang petugas Lapas, anggota Polresta Banjarmasin

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Eka Dinayanti
humas Lapas Kelas IIA Banjarmasin
Proses pemindahan tiga warga binaan di Lapas Kelas IIA Banjarmasin ke Lapas Kelas I Batu Nusa Kambangan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -Tiga warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Banjarmasin dipindahkan ke Lapas Kelas I Batu Nusakambangan.

Pemindahan dilakukan oleh Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Selatan (Kalsel), pada Jumat (9/9/2022).

Proses pemindahan tiga warga binaan alias narapidana tersebut, dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Banjarmasin, Herliadi, didampingi oleh Kabid Pembinaan Divisi Pas Kanwil Kalsel, Sugito, Ka KPLP, Andy Surya, Kasubsi Keamanan, Putra Ariyanto, Kasubsi Registrasi, Fitriyadi Sukma, Staff Divisi Pas Kanwil Kalsel, , Staf KPLP, Staf Kamtib, Staf Registrasi, dan KaRupam Pagi dan Petugas blok Lapas kelas IIA Banjarmasin.

Proses pemindahan dikawal oleh dua orang petugas Lapas, dua anggota polisi dari Polresta Banjarmasin dan dua orang lagi anggota dari Polsekta Banjarmasin Barat.

Baca juga: Tahanan Penganiayaan yang Kabur Diringkus Polresta Banjarmasin

Baca juga: Polisi Buru 2 Tahanan Kabur dari Polsek Banjarmasin Tengah, Libatkan Macan Kalsel

Menggunakan bus Lapas Kelas II Banjarmasin, tiga narapidana ini pun dibawa menuju Bandara Syamsudin Noor untuk selanjutnya menuju Lapas Kelas I Batu Nusakambangan.

Penentuan narapidana yang dipindahkan tersebut dikoordinasikan oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Kalsel, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Kalapas Banjarmasin, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan dan Kepala Seksi Bimbingan Anak Didik/Narapidana Lapas Kelas IIA Banjarmasin.

Kelapas Kelas IIA Banjarmasin, Herliadi menerangkan pelaksanaan pemindahan narapidana ini akan dijadikan agenda rutin, terutama untuk mengurangi gangguan keamanan dan ketertiban akibat over kapasitas yang terjadi di Lapas Kelas IIA Banjarmasin.

Baca juga: Transaksi dengan QRIS, Pembeli di Pasar Murah Telur Pusat Kuliner Mabuun Tabalong Merasa Terbantu

Baca juga: Antusias Terima BLT BBM, Nurpah Kayuh Sepeda Berkilometer dari Sungai Kambat Batola ke Marabahan

"Hal ini juga untuk melakukan deteksi dini dan pencegahan dari gangguan keamanan dan ketertiban," katanya.

Herliadi menambahkan over kapasitas yang terdapat di Lapas Kelas IIA Banjarmasin merupakan tantangan utama.

Sehingga pemindahan warga binaan ke Unit Pelaksana Teknis (UPT) lainnya perlu dilakukan, dan petugas Lapas Kelas IIA Banjarmasin pun harus siap siaga dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

"Harapannya melalui kegiatan ini Lapas Banjarmasin aman dan kondusif, serta sebagai deteksi dini dari gangguan dan ketertiban yang sewaktu waktu muncul," pungkasnya.

( Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved