Tajuk

Langkah Dramatis Nadiem

Tes mata pelajaran dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi jalur tersebut akan diganti dengan tes skolastik.

Editor: Eka Dinayanti
Dok. Kemendikbud
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - KEMENTERIAN Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) akan menghapus Tes Kemampuan Akademik (TKA) dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2023 mendatang.

Sebagaimana diketahui, terdapat tiga seleksi masuk PTN yakni Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), SBMPTN, dan jalur mandiri PTN.

Tes mata pelajaran dalam seleksi masuk perguruan tinggi jalur SBMPTN dihapus.

Pengumuman disampaikan langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia, Nadiem Makarim pada Rabu, 7 September 2022 lalu.

Tes mata pelajaran dalam proses seleksi masuk perguruan tinggi jalur tersebut akan diganti dengan tes skolastik.

Langkah dramatis ini pun mengundang beragam komentar, ada yang mendukung kebijakan ini, ada juga yang menganggap kontroversial.

Berdasarkan penjelasan Nadiem Makarim, tes SBMPTN umumnya mengujikan banyak sekali materi dari berbagai mata pelajaran.

Oleh karenanya, siswa mau tak mau menghafal banyak sekali informasi untuk menguasai materi tes.

Sementara dalam tes skolastik, yang diukur adalah kemampuan bernalar siswa, kemampuan potensi kognitif, logika, penalaran matematika, literasi dalam Bahasa Indonesia dan literasi dalam Bahasa Inggris.

Di saat bersamaan, para guru terus menjejali siswa dengan materi-materi dan latihan soal tes masuk perguruan tinggi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved