Yayasan Adaro Bangun Negeri

Pelepasan dan Pembekalan Mahasiswa PASS Tahap II 2022 di Kampus Universitas Lambung Mangkurat

Ketua Umum YABN, Okty Damayanti, dan Wakil Rektor IV ULM, Prof Yudi Aminul Arifin, melepas 200 mahasiswa yang terlibat pada PASS tahap II.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
WAWAN UNTUK BPOST
Pelepasan dan pembekalan mahasiswa pada Program Adaro Santri Sejahtera (PASS) Tahap II di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (10/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sukses menggelar pada tahun lalu, PT Adaro melalui Yayasan Adaro Bangun Negeri ( YABN) kembali menjalankan Program Adaro Santri Sejahtera (PASS) untuk tahap II.

Terkait dilaksanakannya PASS Tahap II ini, digelar pelepasan sekaligus juga pembekalan kepada mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Sabtu (10/9/2022).

Pelepasan sekaligus pembekalan dilakukan di Aula Rektorat ULM di Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, diikuti para mahasiswa yang mengikuti program ini.

Peserta yang akan mengikuti program ini nantinya terjun langsung ke lima pondok pesantren yang berada di bawah binaan PT Adaro di berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Kalsel.

Mereka akan bertugas selama empat bulan dan melakukan pendampingan di beberapa pondok pesantren dalam hal mengembangkan unit usaha yang dimiliki.

Turut hadir dalam pelepasan dan pembekalan ini, Ketua Umum YABN, Okty Damayanti, dan Wakil Rektor IV ULM, Prof Yudi Aminul Arifin.

Disampaikan Okty Damayanti bahwa pelaksanaan PASS Tahap II ini merupakan lanjutan dari tahap pertama yang sudah dilaksanakan pada tahun lalu.

"PASS bekerja sama dengan ULM ini memasuki tahun kedua. Program ini lebih menjadi penguatan terhadap yang sudah kita lakukan tahun lalu," katanya.

Program ini, lanjut dia, memiliki beberapa tujuan, salah satunya adalah membantu mahasiswa ULM untuk menjalankan program belajar dengan terjun langsung ke lapangan.

"Tujuan akhir dari program ini, adalah bagaimana pondok pesantren bisa menjadi mandiri sejahtera, dan santri bisa menjadi sosiopreneur dengan keterlibatan mahasiswa ULM. Selain kita, juga ada tujuan khusus, yakni pondok pesantren yang ada di dekat daerah operasional Adaro itu menjadi lebih baik lagi," katanya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved