Ekonomi dan Bisnis

Penjualan Motor Listrik di Kota Banjarbaru Kalsel Meningkat, Pascakenaikan Harga BBM

Penjualan sepeda dan motor listrik di Kota Banjarbaru, Kalsel, meningkat pascakenaikan harga BBM. Harga Rp 8,5 juta hingga Rp 13,5 juta.

Penulis: Salmah | Editor: Alpri Widianjono
TOKO GARUDA MAS JAYA
Produk motor listrik yang makin dilirik masyarakat Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kenaikan harga BBM ternyata membuat banyak masyarakat untuk berpikir beralih pada alat transportasi hemat biaya operasional, yaitu motor dan sepeda listrik atau electric vehicle (EV) 

Untuk sepeda listrik memang sudah mulai banyak berseliweran di kawasan permukiman di berbagai daerah di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Ya, terutama untuk jarak pendek dan sedang, motor listrik memang efektif.

Menurut Elvha Ranjanie, Kepala Toko Garuda Mas Jaya di Kota Banjarbaru, Kalsel, mengatakan, memang adanya kenaikan harga BBM berpengaruh pada permintaan motor listrik.

"Banyak yang mengeluhkan kenaikan harga BBM. Makanya, kini permintaan sepeda dan motor listrik lumayan naik," katanya.

Baca juga: Pasar Murah Telur di Pusat Kuliner Mabuun Tabalong, Transaksi Pakai QRIS Dapat Potongan Harga

Baca juga: Musprov VII Kadin Kalsel Siap Digelar, Penentuan Ketua Kadin dari 2 Orang Kandidat

Sebelum BBM naik, katanya, terbilang jarang orang melirik sepeda listrik atau motor listrik

"Saat ini di toko di Banjarbaru pesanan masih 2-3 unit, tapi di beberapa cabang kami yang lain pesanan lumayan banyak," tukasnya.

Karena sekarang stok di toko di Kota Banjarbaru sedang kehabisan, sejumlah calon pembeli harus sabar menunggu 
 
Tokonya menawarkan sepeda/motor listrik mulai harga Rp 8,5 juta untuk merk Uwinfly LN pro Love Summer. Adapula Rp 13,5 juta merek Elvindo Arya & Shinta.

Baca juga: Sejumlah Jalan Terendam Akibat Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel

Baca juga: Lima Kecamatan Terdampak Banjir di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalsel, Ini Data Sementara BPBD

Baca juga: Banjir di Kalsel - Kota Barabai Terendam, Air Menggenangi Sebagian Jalan Utama dan Rumah Penduduk

Sementara itu, menurut Sadli, warga Kota Banjarbaru, sejak sebulan lalu menggunakan motor listrik. Terutama untuk aktivitas kerjanya.

"Kerjaan saya, setiap hari memerlukan alat transportasi. Saya sering berhubungan dengan pelanggan, makanya perlu alat transportasi murah dan hemat," alasannya.

Dikatakannya, sepeda motor berbahan bensin tentunya akan memerlukan 1-2 liter per hari. Sedangkan dengan motor listrik, cukup mengisi penuh baterai.

"Memang tidak seperti sepeda motor yang bisa lebih cepat dan muatannya banyak. Tapi setidaknya untuk jarak yang tidak terlalu jauh, ini jelas penghematan," tandasnya.

Baca juga: Pelaku Dugaan Pencabulan Anak di Jejangkit Kabupaten Barito Kuala Ditangkap Polisi

Baca juga: 3 Narapidana Lapas Kelas IIA Banjarmasin Dipindahkan ke Batu Nusakambangan

Baca juga: Tahanan Penganiayaan yang Kabur Diringkus Polresta Banjarmasin

Hal senada dengan Siti, ibu rumah tangga di Kota Banjarbaru yang setiap hari juga menggunakan sepeda listrik untuk berbelanja dan mengantar anak ke sekolah.

 

"Sejak tiga bulan ini saya gunakan aktivitas rutin dari rumah ke warung, pasar, sekolah, syukurlah masih bagus sepedanya, kokoh dan irit," tukasnya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved