Berita HSS

Gagal Panen di Kabupaten Hulu Sungai Selatan Mencapai Lahan Seluas 1.747,29 Hektare

Gagal panen padi pada lahan 1.747,29 hektare dari total 21.661,00 hektare di Kabupaten Hulu Sungai Selatan akibat hama wereng, tungro, anomali cuaca.

Penulis: Eka Pertiwi | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/EKA PERTIWI
Persawahan padi di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Gagal panen atau puso dialami petani di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). 

Luasan lahan pertanian padi yang gagal panen mencapai 1.747,29 hektare dari luas lahan tanam 21.661,00 hektare. 

Lokasinya tersebar di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten HSS, kecuali Daha Selatan, Daha Barat dan Daha Utara. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS, Muhammad Noor, Minggu (11/9/2022), mengatakan tiga Daha belum melakukan tanam. Sehingga, angka gagal panen tidak dapat dihitung. 

Baca juga: Perkara Bergulir di Tingkat Banding Banjarmasin, Abdul Wahid HK Siapkan Kontra Memori Jaksa KPK

Baca juga: Kronologi Pemuda Diserang Pelaku Bersenjata Tajam di Jembatan HKSN Kota Banjarmasin

Dikatakannya, total gagal panen mencapai 60 hingga 80 persen. Terparah adalah di Kecamatan Simpur dan Kecamatan Sungai Raya. 

Dijelaskannya, gagal panen ini dialami oleh seluruh warga di Kalimantan Selatan. Hal ini diakibatkan oleh hama wereng dan juga anomali cuaca yang tidak menentu. Sehingga, hama tungro berkembangbiak dengan subur. 

Dikatakannya, hama ini tidak berkembang biak di wilayah pegunungan. Wilayah yang terdampak hanya wilayah rawa-rawa.

Sedangkan wilayah seperti di Loksado tidak terkena. Pasalnya, di sana menggunakan sistem tanam tugal untuk padi gunung. "Di sana, anginnya deras. Mungkin, hama tidak bisa hinggap di sana," katanya. 

Baca juga: Seorang Pemuda Diserang Saat Melintas di Jembatan HKSN Kota Banjarmasin Kalsel

Baca juga: Bawa Gadis 14 Tahun Lalu Lakukan Persetubuhan di Hotel Tanbu, Pemuda Ini Dilaporkan ke Polisi

Ia mengatakan, gagal panen di Kabupaten Hulu Sungai Selatan tidak lebih parah dari wilayah lain.

Menurutnya, masih ada wilayah lain yang gagal panennya lebih parah lagi.  Untuk pencegahan, pihaknya menyediakan pestisida pembasmi hama.

(Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved