Wisata Banjarmasin

Wisata Banjarmasin, Pedagang Pusat Kuliner Jakusela Harapkan Bantuan Fasilitas Penunjang

Wisata Banjarmasin. Pedagang di pusat kuliner Jakusela (Jajanan Kuin Selatan) berharap dapat tenda dan meja sehingga biaya pengeluaran berkurang.

Penulis: Noorhidayat | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOORHIDAYAT
Kawasan Wisata Kuliner Jakusela di Taman Kuin Selatan, Kota Banjarmasin, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (11/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kawasan Wisata Kuliner Jakusela (Jajanan Kuin Selatan) di Taman Kuin Selatan, Kelurahan Kuin Selatan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), buka setiap Minggu pukul 10.00-17.00 Wita.

Wisata Kuliner Jakusela diresmikan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina, didampingi Ketua TP PKK,  Siti Wasilah, serta camat dan lurah setempat pada 14 Agustus 2022.

Dikelola secara swadaya oleh puluhan pedagang dari Kelurahan Kuin Selatan, rupanya wisata kuliner ini masih memiliki kendala dari segi fasilitas penunjang.

Diungkapkan Neneng, penjual makanan khas Banjar, saat ini masih mengharapkan bantuan fasilitas penunjang berupa tenda dan meja.

"Kami sangat berharap ada donatur atau sponsor yang mau membantu kami meminjamkan atau mau membuatkan tenda yang bisa dibongkar pasang untuk kami berdagang di sini. Seperti payung ini (payung bantuan sponsor), baru saja pekan ini ada, diberi kemarin," ungkapnya, Minggu (11/9/2022).

Baca juga: Perkara Bergulir di Tingkat Banding Banjarmasin, Abdul Wahid HK Siapkan Kontra Memori Jaksa KPK

Baca juga: Kronologi Pemuda Diserang Pelaku Bersenjata Tajam di Jembatan HKSN Kota Banjarmasin

Baca juga: Seorang Pemuda Diserang Saat Melintas di Jembatan HKSN Kota Banjarmasin Kalsel

Saat ini, seluruh pedagang masih menyewa tenda dan meja ketika ingin berjualan di Taman Kuin Selatan.

Terdapat 25 pedagang yang tergabung di Wisata Kuliner Jakusela. Tiap pedagang harus mengeluarkan iuran Rp 15 ribu per lapak.

"Jika ada pedagang yang tidak membuka lapak dagangannya, terpaksa kekurangannya nombok pakai uang kas. Hari ini (Minggu) saja, ada lima pedagang yang tak buka," sebutnya.

Bagi Neneng, Rp 15 ribu tidak terlalu berat karena dagangannya selalu habis.

Tapi, beda bagi pedagang lain yang dagangannya kurang laku.

Baca juga: Bawa Gadis 14 Tahun Lalu Lakukan Persetubuhan di Hotel Tanbu, Pemuda Ini Dilaporkan ke Polisi

Baca juga: Tarif Terbaru Gojek dan Grab, Berlaku Hari Ini Minggu 11 September 2022, Berbeda Tiap Daerah

Baca juga: Pompa Intake PDAM Balangan di Gunung Pandau Terbakar, Tim Teknik Berjibaku Lakukan Pergantian

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved