Berita Banjar

Diduga Terbelit Utang, IRT di Kabupaten Banjar Nekad Akhiri Hidup

Diduga tak kuat menanggung banyak utang, seorang ibu rumah tangga di Kabupaten Banjar akhiri hidup dengan tragis.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/mukhtar wahid
ibu rumah tangga (IRT) berusia 42 tahun akhiri hidup 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Seorang ibu rumah tangga (IRT) berusia 42 tahun diduga nekad akhiri hidup dengan cara ini di kamar mandi, Senin (12/9/2022) sekitar pukul 06.30 Wita.

Informasi itu menggegerkan warga di Jalan Ahmad Yani Km 57 Desa Bawahan Selan dan desa tetangga sekitarnya.

Kapolsek Mataraman Iptu Arie Handoyo dikonfirmasi reporter Banjarmasinpost.co.id, membenarkan adanya peristiwa tersebut.

Menurut Iptu Arie Handoyo, dua saksi dimintai keterangan, yaitu suami korban dan ketua RT di lingkungan tempat tinggal korban.

Baca juga: Jalan Rusak Berlubang, Warga Tanah Abang Kabupaten Banjar Pun Perbaiki Sendiri

Baca juga: Bayi Ditinggal di Warung, Warga yang Berminat Mengadopsi Datangi Dinsos P3AP2KB Kabupaten Banjar

Iptu Arie Handoyo menjelaskan kejadiannya bermula ketika suami korban akan pergi memancing.

Lantas menanyakan kepada anaknya tentang keberadaan ibunya atau korban.

Kemudian, anaknya menjawab tidak mengetahui keberadaan sang ibu.

Suami korban sempat mencari di sekitaran rumah.

Saat membuka kamar mandi yang tertutup gorden, mata suaminya melihat istrinya sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Posisi tali nilon terkalung di leher korban.

Korban yang mengenakan daster merah muda motif bunga sudah kaku.

Baca juga: Identifikasi Makam Tua di Desa Imban Tala, Gusti Marjan: Pembesar Zaman Dulu Punya Beberapa Nama

Baca juga: Ekskavator Jatuh dari Truk Pengangkut di Bawah Jembatan Basirih Banjarmasin Sudah Ditanggulangi

Suami korban memberitahukan kejadian tersebut kepada RT setempat

Barang bukti yang diamankan satu buah tali nilon dengan panjang kurang lebih 1 meter.

"Motifnya sementara, menurut keterangan yang kami dapat, terlilit banyak utang," ungkap Iptu Arie Handoyo.

Iptu Arie Handoyo mengimbau masyarakat di Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) lebih banyak berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

"Mari kita tetap selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon agar kita dihindarkan dari segala musibah," katanya.

( Banjarmasinpost.co.id/ Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved