Ekonomi dan Bisnis

Harga LPG 3 KG di Banjarmasin Rp35 Ribu per Tabung, Warga Sorot Pembagian Kartu Kendali

Harga gas elpiji 3 kilogram di tingkat eceran, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) melambung tinggi.

Penulis: Muhammad Syaiful Riki | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki
Pangkalan gas LPG Adi Jayaloka, Jalan Veteran Kelurahan Melayu, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Senin (12/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Harga gas elpiji 3 kilogram di tingkat eceran, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel) melambung tinggi.

Pengakuan sejumlah konsumen, harga gas melon di warung-warung beragam. Bahkan, ada yang mencapai Rp40 ribu per tabung. 

“Belum sampai satu pekan tadi, beli di warung seharga Rp 28 ribu,” kata warga Sungai Andai, Zakir, Senin (12/9/2022).

Zakir mengaku harus membeli di eceran lantaran tak terdaftar sebagai penerima kartu kendali  di pangkalan terdekat.

Baca juga: Pemko Banjarbaru Targetkan Distribusi Gas LPG 3 Kg Tepat Sasaran

Baca juga: Penyaluran LPG 3 Kg Tidak Merata di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Surplus di Perkotaan

Ia tak pernah didata karena dianggap berpenghasilan menengah ke atas. Padahal, faktanya, penghasilan ia setiap bulan hanya Rp1 juta.

“Masih sangat jauh dari upah minimum provinsi (UMP) Kalsel,” ujarnya.

Belum lagi, lanjut dia, misalnya, pemberian kartu kendali yang menjadi syarat penerima gas melon tersebut tidak secara merata.

Harga eceran elpiji 3 kilogram melambung juga diakui Mukti. Warga Sungai Miai ini pernah membeli di warung sekitar sampai Rp35 ribu per tabung.

Senada dengan Zakir, Mukti pun mengaku tak terdaftar sebagai penerima gas melon.

“Belum pernah didata sampai sekarang,” ujarnya.

Harga gas melon di tingkat eceran tersebut jauh tinggi dari ketentuan.

Baca juga: Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan Naikkan HET LPG 3 Kg Menjadi Rp 18.500

Pemerintah Provinsi Kalsel telah menaikkan harga eceran tertinggi (HET) elpiji bersubsidi 3 kilogram di pangkalan.

Melalui Surat Keputusan Gubernur Kalsel Nomor 188.44/0385/KUM/2022, HET gas melon di setiap pangkalan di patok Rp 18.500. 

SK Gubernur Kalsel per tanggal 19 April 2022 penjualan LPG bersubsidi sesuai HET berlaku untuk pangkalan dalam radius 60 kilometer. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved