Berita Banjarbaru

Pastikan Takaran Alat Ukur Sesuai, Disdag Banjarbaru Tera Ulang Timbangan Pedagang di Pasar Bauntung

Sejumlah Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) para pedagang, di Pasar Bauntung, Banjarbaru di Tera ulang

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Disdag Banjarbaru untuk Bpost
Pelaksanaan Tera ulang alat ukur pedagang, di Pasar Bauntung Banjarbaru, Senin (12/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sejumlah Alat Ukur, Takar, Timbang dan Perlengkapannya (UTTP) para pedagang, di Pasar Bauntung, Banjarbaru di Tera ulang.

Pengujian kembali secara berkala UTTP itu dilakukan oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Banjarbaru, Senin (12/9/2022).

Dijelaskan Kepala Disdag Kota Banjarbaru, Abdul Basid, pengujian berkala alat ukur tersebut tidak hanya dilakukan di Pasar Bauntung, tetapi juga di Pasar Ulin Raya, Bangkal, Palam dan sejumlah pasar tradisional lainnya.

"Menyesuaikan kemampuan anggaran, kami melaksanakan Tera ulang selama 14 hari pada tujuh pasar tradisional," katanya.

Baca juga: Dinas Perdagangan Tanbu, Optimis PAD Tahun ini Capai 1 Miliar dari Tera Ulang

Baca juga: Sudah Kantongi Kewenangan, Disperindag Tabalong Mulai Lakukan Tera Ulang Sendiri

Baca juga: Disperindag Tabalong Tera Ulang Alat UTTP Perusahaan Karet, Hasilnya Menarik

Lanjut Basid menjelaskan, alat ukur para pedagang selanjutnya diberikan label apabila dinyatakan memiliki kesesuaian.

Namun apabila tidak, maka para pedagang dianjurkan untuk memperbaiki alat ukur mereka masing-masing.

"Jadi silahkan diperbaiki dulu alat ukur mereka, agar bisa dinyatakan memiliki kesesuaian," jelasnya.

Meski begitu Basid mengungkapkan, dari sejumlah alat ukur pedagang yang diperiksa, belum ditemukan adanya UTTP yang tidak berkesesuaian.

"Tadi pagi saya sempat memantau kegiatan Tera, masih belum ditemukan adanya alat ukur yang tidak sesuai," terangnya.

Baca juga: Diskopdag Kabupaten Tanahlaut Tera Ulang Alat Timbangan Ternak di Pasar Hewan Tanahlaut

Di sisi lain Basid juga menjelaskan, total pedagang yang ada di Pasar Bauntung berjumlah antara 800 sampai 900 orang.

Tapi tidak semua pedagang yang berjualan mengikuti kegiatan Tera ulang, sebab ada beberapa pedagang yang tidak menggunakan alat ukur.

"Tidak semua pedagang punya takaran, misal pedagang barang pecah belah, mereka tidak menggunakan timbangan," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved