Banjarbaru Juara

Gelar Pertemuan dengan BPJS, Sekda Banjarbaru Minta Rumah Sakit Tingkatkan Layanan Kesehatan

SeKda Kota Banjarbaru Said Abdullah melakukan pertemuan dengan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Agus Supratman

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Diskominfo Banjarbaru untuk Bpost
Suasana kegiatan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama antara Pemko Banjarbaru bersama BPJS Kesehatan Banjarmasin, Selasa (13/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan pemecahan masalah BPJS Kesehatan di Kota Banjarbaru, dilaksanakanlah pertemuan Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Tahap II Kota Banjarbaru Tahun 2022 di Aula Idaman Pemko Banjarbaru pada Selasa (13/9/2022) pagi.

Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru Said Abdullah, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Agus Supratman, serta SKPD terkait yakni, Dinkes, Diskopukm dan naker, BPKAD, Dinsos, Bappeda, Disdukcapil, dan DPMPTSP.

Tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi dan mitigasi apa yang menjadi isu atau permasalahan terkait BPJS Kesehatan di Kota Banjarbaru.

Ada beberapa hal yang dibahas dalam kegiatan ini yakni terkait peningkatan kepesertaan BPJS di Kota Banjarbaru, peningkatan kualitas pelayanan BPJS, serta terkait tunggakan iuran BPJS Kesehatan.

Sekda Kota Banjarbaru dalam sambutannya menyampaikan syukur karena banyak rumah sakit di Kota Banjarbaru, baik yang punya pemerintah maupun yang memiliki komunikasi dengan BPJS kesehatan. Namun demikian,  masih ada masyarakat yang menilai bahwa pelayanan BPJS kurang baik.

"Pelayanan kesehatan tidak ada hubungannya dengan BPJS, namun pelayanan kesehatan tergantung dari rumah sakit masing-masing," kata Sekda

Ada beberapa catatan yang menjadi perhatian Sekda, di antaranya adalah kepesertaan keluarga ASN, keikutsertaan pekerja perusahaan di wilayah Kota Banjarbaru, validasi dan verifikasi data kependudukan, memaksimalkan Penerima Bantuan Iuran (PBI) serta adanya integrasi data ke beberapa instansi.

Sekda juga menambahkan agar semua pelayanan kesehatan di Kota Banjarbaru bisa meningkatkan pelayanan, baik di tingkat dasar seperti puskesmas maupun rumah sakit.

"Rumah sakit harus sesuai dengan pasien, sehingga jumlah pasien yang sembuh menjadi indikator utama pelayanan rumah sakit," terangnya.

Dalam pemaparannya, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasin Agus Supratman menyampaikan, untuk regulasi di BPJS belum ada perubahan, namun ada beberapa hal yang menjadi kajian pihak BPJS diantaranya kelas rawat inap.

"Kita lebih untuk mengimplementasikan optimalisasi JKN, guna mendorong penduduk yang belum masuk kepesertaannya ke program JKN ini," ujar Agus.

Agus juga meminta agar Pemko Banjarbaru dapat mendorong kepada perusahaan-perusahaan yang ada di wilayah Kota Banjarbaru, maupun ASN yang belum mendaftarkan anggota keluarganya untuk dapat menjadi peserta JKN. 

BPJS juga telah meningkatkan pelayanannya antara lain ada beberapa aplikasi untuk pendaftaran, pelayanan atau keluhan. (AOL/*)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved