Berita Banjarmasin

Datangi Tempat Kos di Cendana, Lurah Sungai Miai Banjarmasin Imbau Mahasiswi Waspadai Pelaku Asusila

Lurah Sungai Miai, Gusti Ikromi Akbar mengimbau mahasiswi di Jalan Cendana Banjarmasin untuk mewaspadai pelaku aksi asusila

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
Lurah Sungai Miai, Gusti Ikromi Akbar, Rabu (14/9/2022) sore, mendatangi beberapa rumah kos untuk memberikan imbauan kepada penghuni kos khusus perempuan agar lebih berhati-hati terhadap pelaku aksi asusila. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Lurah Sungai Miai, Gusti Ikromi Akbar, Rabu (14/9/2022) sore, mendatangi beberapa rumah kos di kawasan Jalan Cendana  Banjarmasin.

Kedatangan Lurah Sungai Miai ke tempat kos ini menyusul seringnya terjadi aksi asusila oleh pria tak dikenal yang menyasar para mahasiswa di kawasan tersebut.

Sebelumnya, dalam pemberitaan, perlakuan tidak senonoh dialami seorang mahasiswi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), di kawasan Jalan Cendana II, Kelurahan Sungai Miai, Banjarmasin Utara, Banjarmasin, Kalsel, pada hari Senin (5/9/2022).

Korban menerima perlakuan tidak mengenakkan dari oknum tak dikenal, saat ia sedang berjalan kaki sendiri, kebetulan jalan saat itu sepi karena cuaca sedang hujan deras.

Baca juga: Polsek Pelaihari Kabupaten Tanahlaut Tangkap Begal Pantat, Begini Cara Pelaku Beraksi

Baca juga: VIDEO HEBOH BANGET-Jadi Tontonan, Begal Payudara Tertunduk Malu saat Diarak Keliling Alun-alun Bogor

Sambil memegang payung, tiba-tiba dari arah belakang ada seorang pria yang mengendarai sepeda motor mendekat menghampirinya dan langsung menyentuh bagian sensitif korban.

Disampaikan Ikrom, Kamis (15/9/2022) besok, ia akan mengundang warga sekitar dan tokoh setempat, untuk membicarakan kejadian asusila kepada kaum hawa yang sering terjadi di kawasan tersebut.

"Tentu dengan menggandeng Babinsa dan Babinkamtibmas, sebagai tiga pilar utama di Kelurahan Sungai Miai," ucap Ikrom, Rabu (14/9/2022).

Ikrom menyampaikan, hal seperti ini tidak dapat dibiarkan begitu saja tanpa tindak lanjut.  Apalagi kawasan Cendana masuk ke dalam wilayah Kelurahan Sungai Miai yang ia pimpin.

Baca juga: Pengakuan Pelaku Begal Pantat Tanahlaut, Kini Menyesal dan Ucap Janji

Terlebih lagi menurutnya, kawasan Cendana, didominasi oleh rumah kos yang banyak dihuni oleh mahasiswa-mahasiswi dari luar daerah yang menimba ilmu di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sekedar diketahui, Kota Banjarmasin, masuk ke dalam tujuh kota paling layak huni di Indonesia.

"Jika dibiarkan, tidak menutup kemungkinan nama kawasan Cendana akan menjadi buruk, dan tentu wajah Banjarmasin juga akan ikut tercoreng," pungkasnya. (Banjarmsinpost.co.id/Noorhidayat)

 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved