Berita Banjarmasin

Kecewa Jalannya RDP DPRD Kalsel, , Aliansi BEM Se-Kalsel Merasa Tak Dihargai 

Aliansi BEM Se-Kalimantan Selatan (Kalsel) mengungkapkan kekecewaanya terhadap jalannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Kalsel

Penulis: Noorhidayat | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat
RDP di Gedung DPRD Provinsi Kalsel, Selasa (13/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Aliansi BEM Se-Kalimantan Selatan (Kalsel), kembali menyampaikan kekecewaannya terhadap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), terkait agenda Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dihadiri oleh pihaknya, Selasa (13/9/2022).

Koordinator Wilayah (Korwil) BEM se-Kalsel, Yogi Ilmawan mengatakan, pihaknya merasa tidak begitu dihargai oleh anggota DPRD Kalsel.

Pasalnya, ia merasa sudah ada itikad baik untuk datang bersama teman-teman dari aliansi BEM Se-Kalsel.

Dikatakan Yogi, DPRD Kalsel awalnya sudah memberikan undangan dengan jumlah kuota sebanyak 27 orang dari aliansi BEM Se-Kalsel.

Akan tetapi, sesampainya di sana, mereka malah tidak dapat tempat duduk sesuai dengan undangan yang diberikan.

"Kami coba untuk mengkomunikasikan untuk bisa dapat tempat duduk, tapi hanya tiga yang dikasih, artinya ada 24 dari perwakilan aliansi yang tidak difasilitasi," bebernya, Rabu (14/9/2022).

Baca juga: BEM se-Kalsel Bakal Kembali Turun ke Jalan Dengan Massa Lebih Banyak

Baca juga: BEM se-Kalsel Demo Tolak Kenaikan BBM pada 12 September 2022, Kerahkan Ratusan Massa

Tak hanya itu, pihaknya juga berpendapat bahwa pada saat di forum RDP kemarin, pihaknya juga tak merasa dihargai.

Hal itu, dikarenakan ketika pihaknya menyampaikan beberapa poin, masih belum selesai, namun langsung ditutup secara tiba-tiba.

"Padahal kami belum selesai menyampaikan. Teman-teman yang lain juga infonya banyak yang tidak puas dengan RDP," tuturnya.

Kekecewaan lainnya itu dikarenakan, yang mana DPR RI dan SKPD terkait, tidak hadir pada forum RDP tersebut.

Baca juga: Tolak Kenaikkan BBM Subsidi, BEM Kalsel Tegaskan Turun Gelar Aksi

Padahal menurutnya, sudah jelas di undangan tersebut ada DPR RI ada SKPD terkait yang memang bisa menjawab daripada permasalahan hari kemarin.

"Tapi nyatanya pada saat di rapat itu tidak ada yang datang," ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga sempat mengutarakan kekecewaan pada saat unjuk rasa Senin (12/9/2022) kemarin, Ketua DPRD provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK tidak berkenan untuk memenuhi daripada permohonan untuk bisa bertemu langsung.

(Banjarmasinpost.co.id/Noorhidayat)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved