Berita Banjar

Keluhkan Harga Ikan Turun, Pembudidaya Ikan Berharap Pemerintah Mampu Stabilkan Harga Pakan

Petani pembudidaya ikan jala apung di Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar mengeluhkan harga pakan

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/nia kurniawan
Ilustrasi-Budidaya ikan menggunakan keramba jala apung di sepanjang sungai Riamkanan Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Naiknya, harga pakan ikan tak sejalan dengan harga ikan di tingkat petani. Kondisi ini, sangat dikeluhkan Petani pembudidaya ikan jala apung di Desa Sungai Landas, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) .

Muhammad Subki, salahsatu petani pembudidaya ikan Nila mengaku jika harga produksi dibeli Rp 28 ribu  perkilogram, maka tidak ada untung, pulang pokok alias pakpok.

Subki berharap Pemerintah Kabupaten Banjar mampu menstabilkan harga pakan ikan pabrik agar produksi ikan Nila di Kabupaten Banjar mensejahterakan petani.

Ketua Pokdakan Desa Lihung, masih di kawasan Kecamatan Karang Intan, H Mukjizat mengaku terimbas dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Baca juga: Harga Pakan Mahal, Pembudidaya Ikan di Jelapat Kabupaten Batola Diajarkan Cara Membuatnya

Baca juga: Harga Pakan Ternak Menurut Penjual di Banjarbaru Kalsel Naik Tajam

"Sebelum BBM naik harga pakan sudah 15 persen ,tambah BBM naik makin parah, harga iwak (ikan, red) turun," katanya, Rabu (14/9/2022).

Menurutnya, ada ketidakseimbangan harga penjualan ikan dengan harga pakan ikan.

"Kada saimbang lagi lawan harga pakan," katanya berbahasa lokal.

Mukjizat memperkirakan kenaikan harga BBM dampaknya tiga bulan akan datang diperkirakan banyak petani ikan yang tak mampu memberi pakan ikan.

"Kalau ikan Nila tetap pakan pabrik. Sedangkan ikan Bawal tambahan isi perut ikan," katanya.

Ridwan, Ketua Kelompok Pembudidaya Ikan Cat Fish di Kecamatan Karang Intan mengaku ada kenaikan harga pakan pabrik. Sementara, harga jual ikan tidak naik.

Begitu juga dengan harga bibit ikan lele, ikan patin dan ikan nila juga mengalami kenaikan.

Terpisah, Kepala Bidang Perikanan Budidaya pada Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Banjar, Sipliansyah Hartani membenarkan sebelum pengumuman kenaikan BBM, harga pakan pabrik sudah naik.

"Memang ada kenaikan harga pakan ikan satu sak itu sekitar Rp 20 ribu," katanya.

Menurut Sipliansyah Hartani, logikanya jika kegiatan budidaya ikan merugi, tidak banyak yang menekuni usaha budidaya ikan tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved