Kriminalitas Nasional

Seorang Anak di Tarakan di Kaltara Habisi Nyawa Ibu Kandung, Permintaan Menikah Tak Dikabulkan?

seorang pria tega di warga Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, Kalimantan Utara tega membunuh Ibu Kandung, ini kata polis

Editor: Irfani Rahman
shutterstock
ilustrasi mayat. Seorang anak di Kota Tarakan, Kalimantan Utara tega menghabisi ibu kandungnya 

BANJARMASINPOST.CO.ID - MS (33) warga Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan, Kalimantan Utara saat ini tengah meringkuk di sel tahanan Polres Tarakan.

Ia ditangkap petugas karena menghabisi nyawa sang Ibu Kandungnya.

Dengan menggunakan badik pelaku menikam tubuh sang Ibu Kandung  beberapa kali hingga robih bersimbah darah.

Kuat dugaan pelaku menganiaya sang Ibu Kandung  hingga tewas karena marah permintaannya untuk menikah tak dikabulkan.

Peristiwa sadis ini terjadi pada Sabtu (10/9/2022).

Baca juga: Kakek di Probolinggo Ini Roboh Bersimbah Darah Diclurit Kerabatnya, Polisi Sebut Gegara Cemburu

Baca juga: Penampakan Peti Mati Ratu Elizabeth II Saat Tiba di Inggris, Ribuan Warga Rela Diguyur Hujan

Kasat Reskrim Polres Tarakan, Iptu Muhammad Aldi membenarkan adanya peristiwa pembunuhan tersebut.

"Kami sudah menetapkan pelaku menjadi tersangka, pada 11 September 2022 dan saat ini sudah dilakukan penahanan di Mako Polres Tarakan," katanya, dilansir TribunKaltara.com.

Aldi mengungkapkan, peristiwa itu terjadi bermula pada Sabtu (10/9/2022).

Awalnya, pelaku bercerita kepada ibunya, ingin menikah dan membuka usaha.

Saat itu, korban menanyakan dengan siapa pelaku akan menikah.

Pasalnya, pelaku diketahui tak memiliki kekasih.

Pelaku pun membenarkan pertanyaan ibunya, bahwa ia tak punya kekasih.

Namun, dia ingin dijodohkan dengan salah satu keluarganya.

Baca juga: BSU Rp600 Ribu Telah Cair, Apakah Anda Termasuk Penerima?, Begini Cara Mengeceknya

Baca juga: Daftar Harga Minyak Goreng Hari Ini 14 September 2022 di Alfamart dan Indomaret, Buruan Ada Diskon

"Korban menolak pelaku dan mengatakan tidak setuju karena tidak memiliki uang untuk memodali anaknya menikah atau buka usaha," jelas Aldi, dikutip dari Kompas.com.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved