Ekonomi dan Bisnis

Terdampak Kenaikan BBM, Kini Harga Sejumlah Bahan pokok Termasuk Beras di kalsel Naik

Kenaikan harga BBM Bersubsidi membuat harga kebutuhan pokok di Kalsel mulai terkerek naik termasuk beras yang naik Rp 50 ribu perkarung

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/Muhammad Syaiful Riki
Toko Nazwa di Jalan Cemara Ujung, Banjarmasin Utara, yang menjual berbagai bahan pokok, termasuk beras. Pemilik mengakui harga beras mengalami kenaikan, Senin (12/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kenaikan harga BBM Bersubsidi membuat harga kebutuhan pokok di Kalsel mulai terkerek naik

Di beberapa pasar terpantau harga beras ini juga ikut menyesuaikan harga BBM yang juga naik.

Menurut, seorang pedagang di Banjarbaru, Syamsuddin, Rabu (14/9/2022) kenaikan harga beras cukup signifikan. Yakni dari Rp 40 ribu sampai Rp50 ribu jika dihitung per karung.

"Siam misalnya, dulunya Rp 430 ribu menjadi Rp 480 ribu rupiah. Itu per karung," ucapnya.

Baca juga: Gelar Aksi Tolak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, KAMMI Kalsel : Bahan Pokok Semakin Mahal

Baca juga: Dampak kenaikan BBM, Diskopperindag Batola Prediksi Bahan Pokok Naik Pekan Depan

Baca juga: Pascakenaikan BBM, Harga Bahan Pokok di Pasar Tradisional Tapin Melejit

Syamsuddin mengatakan, selain beras, mie instan juga mengalami kenaikan. Dari Rp2.800 menjadi Rp3.500 per bungkus.

Begitu pula, harga telur ayam ras. Per kilonya kini mencapai Rp32 ribu.

"Bawang merah juga naik. Sekarang sekilonya 38 ribu rupiah," urainya.

Pedagang lainnya, yakni Ifa, mengaku selain bahan pokok tersebut, ada harga gula pasir, yang masih normal di harga Rp13.800. Menurutnya, kenaikan sejumlah harga bahan pokok ini imbas dari penyesuaian harga BBM bersubsidi.

"Ini sangat memberatkan masyarakat. Semua harga makanan bakal naik," tandasnya.

Tak hanya harga bahan pokok yang melonjak, harga bahan bangunan pun juga naik. Pemilik toko bangunan di Jalan Trikora, Ahmad mengatakan, harga semen juga melonjak.

"Ada yang naik menjadi Rp55 ribu hingga 70 ribu rupiah. Tergantung merek sih," katanya.

Baca juga: Harga Bahan Pokok Naik, Pedagang Sembako di Banjarmasin : Sudah Duluan Melonjak

Naiknya harga bahan bangunan ini, tutur Ahmad, lantaran harga BBM bersubsidi yang kini melonjak. "Bagaimana tidak naik, Pertalite saja kini sudah harga Rp10 ribu di SPBU. Jelaslah harga lainnya ikut naik," paparnya.

Berbeda dengan laporan dari dinas Perdagangan. Dimana menurut laporan Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Birhasani, bahwa harga masih cemderung sama karena pedagangan menghabiskan masih stok lama ddngan harga lama. (Banjarmasinpost.co.id /Nurholis Huda) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved