Berita Kabupaten Banjar

Atap Kios Tersapu Angin, Warga Kabupaten Banjar Kalsel Ini Takut Mengenai Bayinya

Puting beliung terjang atap rumah, Halimah ketakutan mengenai bayinya diDesa Sungai Lulut RT 16, Kabupaten Banjar, Kalsel, Kamis (15/9/2022).

Penulis: Noor Masrida | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
Polisi mendatangi lokasi bencana puting beliung, melihat atap rumah yang hilang, di Desa Sungai Lulut RT 16, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Kamis (14/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Salah satu korban puting beliung di Desa Sungai Lulut RT 16, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menceritakan kejadian mencekam yang dialami saat Kamis (15/9/2022) siang. 

Ya, atap kios yang ditempati Halimah (38) terbang akibat disapu angin kencang

Peristiwa terjadi begitu cepat. Sebelum turun hujan, sempat ada angin kencang di sana. 

Saat kejadian, dirinya saat itu berada di depan warung. Tiba-tiba saja saat angin ribut itu, atap kiosnya terbang ke arah bangunan lain di seberangnya, membenturnya kemudian terhempas ke jalan raya. 

"Saya kaget dan langsung berlari ke dalam kios untuk melindungi anak saya yang masih kecil," cerita Halimah.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Sungai Lulut dan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Atap Warung dan Bengkel di Martapura Lama Terbang Tutupi Jalan

Baca juga: Protes Kenaikan Harga BBM, Teriakan Pengecut Terlontar di Depan Gedung DPRD Kalsel

Ia langsung memeluk sang balita dan berlindung di dalam kios, cemas kalau-kalau anaknya terluka karena tertimpa sesuatu akibat angin ribut. 

Dirinya bersyukur dalam musibah tersebut, tidak sampai memakan korban jiwa walau kerugian materil tak terelakan lagi.

"Kalau total kerugian, masih belum tahu pastinya. Tapi kalau atap yang di bagian depan itu, baru saja dibuat, sekitar Rp 3 jutaan biayanya. Kalau untuk barang dagangan, masih belum diketahui rusak atau tidaknya," pungkas Halimah. 

Diketahui, bangunan kios Halimah menempel dengan toko sparepart yang disewakan pemiliknya, yakni Rahmadi (62). 

Dari penuturan Rahmadi, kejadian tersebut terjadi dengan begitu cepat, sesaat setelah angin kencang menerpa kawasan tersebut.

Baca juga: Bandar Narkoba di Desa Tapus Dalam HSU Kalsel Digerebek, Polisi Amankan 46 Paket Sabu dan Uang Tunai

Baca juga: Satu Bulan Jadi DPO, Penyuplai Sabu ke Oknum Pencuri Solar di Tabalong Kalsel Diringkus Polisi

Baca juga: Organda Larang BRT Angkut Penumpang di Pasar Sekumpul, Begini Respon Sopir Bus Biru di Banjarbaru

"Saat itu saya sedang berada di rumah yang tak jauh dari lokasi kejadian, kemudian melihat anginnya memang lagi kencang dan suaranya bergemuruh," ujar Rahmadi yang turut berada di lokasi kejadian.

Seakan memiliki firasat, Rahmadi langsung keluar rumah dan tiba-tiba melihat atap seng bangunan telah terhempas ke jalan. 

Mendengar suara tersebut, sontak membuat dirinya langsung menuju ke sumber suara tersebut, dan melihat atap bangunan miliknya sudah berada di tengah jalan.

Dari penuturan warga yang sempat melihat kejadiannya berlangsung, papar Rahmadi, kalau atap tersebut sempat melayang sesaat di udara, kemudian terhempas ke tanah.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved