Narkoba di Kalsel

Dua Pelaku Jaringan Peredaran Sabu di Tabalong Kalsel Dibekuk, Penyuplai Utama Ditetapkan DPO

Dua pelaku yang diduga terlibat dalam satu jaringan peredaran narkotika jenis sabu  berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Tabalong

Penulis: Dony Usman | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/dony usman
NA alias Amin (22) dan MG alias Gilang (21) Keduanya warga Mabuun diringkus Satresnarkoba Polres Tabalong karena terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Dua pelaku yang diduga terlibat dalam satu jaringan peredaran narkotika jenis sabu  berhasil diringkus jajaran Satresnarkoba Polres Tabalong.

Mereka, NA alias Amin (22) dan MG alias Gilang (21). Keduanya warga Mabuun  Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sementara satu pelaku lainnya, MN alias Ading, warga Desa Catur Karya  kecamatan Haruai, Tabalong, yang diduga penyuplai utama ditetapkan sebagai DPO.

Kapolres Tabalong AKBP Riza Muttaqin, melalui, PS Kasubsi Penmas Sihumas Polres Tabalong, Aipda Irawan Yudha Pratama, Kamis (15/9/2022), membenarkan NA alias Amin bersama MG alias Gilang telah diamankan, sedangkan MN alias Ading masuk DPO dan masih dalam pengejaran petugas.

Baca juga: Bandar Narkoba di Desa Tapus Dalam HSU Kalsel Digerebek, Polisi Amankan 46 Paket Sabu dan Uang Tunai

Baca juga: Dua Warga Banjarmasin Terciduk Simpan Sabu, Satu Pelaku Sembunyikan di Balik Masker

Baca juga: Jadi Target Peredaran Sabu, Pria di Tabalong Ini Diamankan Lewat Aksi Penyamaran Petugas

Menurutnya, terungkapnya ulah para pelaku ini  berawal dari laporan masyarakat bahwa pelaku NA alias Amin sering melakukan transaksi narkoba di lingkungan mereka.

Berbekal laporan tersebut, petugas segera bergerak dengan.kemudian berpura-pura akan membeli narkoba dari NA.

Pelaku NA datang ke tempat yang sudah disepakati dan petugas akhirnya mengamankan NA di pinggir jalan di kelurahan Pembataan kecamatan Murung Pudak, Tabalong, Senin (12/9/2022) siang

Saat diperiksa di badan NA ditemukan satu plastik klip berisi serbuk kristal warna bening diduga narkotika golongan I jenis sabu-sabu yang disimpan dalam bekas kotak rokok.

Dari pengakuan NA, barang haram tersebut diambil dari MG alias Gilang dan dia mendapatkan upah Rp 100 ribu untuk mengantarkan pesanan tersebut.

Adapun barang bukti yang disita dari NA berupa 1 bungkus plastik klip berisi serbuk kristal warna bening diduga narkotika golongan I jenis sabu-sabu dengan berat bersih 0,04 gram, 1 handphone warna biru, 1 kotak bekas bungkus rokok, uang tunai Rp 100 ribu.

Selanjutnya bermodal nyanyian NA alias Amin, petugas bergerak untuk mencari keberadaan MG alias Gilang.

Satresnarkoba Polres Tabalong akhirnya berhasil mengamankan MG di kediamannya kelurahan Mabuun, Kecamatan Murung Pudak,Tabalong, Senin (12/9/2022) siang itu juga.

Saat dilakukan penggeledahan di kediaman MG, petugas menemukan bukti keterlibatannya di handphone warna gold yang berisi pesan terkait transaksi narkotika.

"MG mengakui bahwa NA mendapatkan barang haram tersebut dari dia, dan MG Juga mengakui mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang yang dilakukan hanya melalui hubungan telepon,"jelas Yudha.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved