Berita HST

Pengguna Mobil Listrik di Kabupaten HST Kalsel Berharap Tarif Listrik Tak Ikut Dinaikkan

Pemilik mobil listrik Hyundai Ioniq 5, KH Hasan Basuni, warga Barabai, HST, Kalsel, keluar uang hanya Rp 60 ribu dibanding beli BBM Rp 400 ribu.

Penulis: Hanani | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/HANANI
Pemilik mobil listrik Hyundai Ioniq 5, KH Hasan Basuni, warga Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Provinsi Kalimantan Selatan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Pemilik mobil bertenaga listrik Hyundai Ioniq 5, KH Hasan Basuni, merasa cocok mengendarainya.

Beli saat Juni 2022, dia merasa lebih hemat ketimbang saat menggunakan mobil berbahan bakar minyak (BBM). Apalagi, saat ini harga BBM sangat melonjak.

Melalui istrinya, Hj Siti Saleha, kepada Banjarmasin.co.id, Kamis (16/9/2022), menuturkan, sewaktu menggunakan mobil berbahan bakar minyak menghabiskan Rp 400 ribu pulang pergi Barabai-Banjarmasin dengan jarak 370 km.

Sedangkan menggunakan mobil listrik, diperkirakan secara rupiah hanya mengeluarkan uang Rp 60.000 pulang pergi. 

Dikatakannya, bersama suami dan anak, tiap bulan pergi ke Banjarmasin. Selama menggunakan mobil listrik tersebut, hanya mengecas baterai satu kali, yaitu sejak pukul 22.00 Wita sampai pukul 06.00 Wita.

Baca juga: Puting Beliung Terjang Sungai Lulut dan Cintapuri Darussalam Kabupaten Banjar

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Atap Warung dan Bengkel di Martapura Lama Terbang Tutupi Jalan

Baca juga: Protes Kenaikan Harga BBM, Teriakan Pengecut Terlontar di Depan Gedung DPRD Kalsel

Untuk satu kali ngecas, bisa digunakan untuk 541 km. "Saat kembali ke rumah di Barabai, daya masih tersisa untuk 93 km," sebutnya.

Diakui, untuk stasiun penyetruman atau mengecas, tidak tersedia di Kabupaten HST. Sama ini hanya ada di Kabupaten Tabalong, Kota Banjarbaru dan di Hyundai Banjarmasin.

Meski demikian, tak masalah, karena kapasitas daya di rumahnya 5.000 volt ampere dengan tagihan listrik per bulan Rp 2 juta.

"Sejak menggunakan listrik di rumah untuk ngecas baterai mobil, tagihan tak terjadi lonjakan. Bayar tagihan Rp 2 juta pe rbulan. Karena, kami menggunakan mesin penyedot air untuk sumur bawah tanah untuk keperluan mandi anak-anak santri," kata pendiri dan pemilik Ponpes Darul Istiqomah putera dan puteri di Kabupaten Hulu Sungai Tengah tersebut. 

Pihak PLN, jelas dia sudah menawarkan pemasangan KWH khusus untuk ngecas mobil listrik dengan daya 850 watt. Pihaknya menyetujui, namun sampai sekarang belum direalisasi oleh  PLN.

Baca juga: Satu Bulan Jadi DPO, Penyuplai Sabu ke Oknum Pencuri Solar di Tabalong Kalsel Diringkus Polisi

Baca juga: Pemkab HST Pelajari Inpres Soal Mobil Listrik, Berat Bagi APBD HST Mengganti Seluruh Mobdin

Baca juga: Bandar Narkoba di Desa Tapus Dalam HSU Kalsel Digerebek, Polisi Amankan 46 Paket Sabu dan Uang Tunai

Selama memakai mobil listrik, menurut Saleha, tidak ada kendala dalam perjalanan.

Khususnya untuk baterai, meskipun tidak ada stasiun pengisian baterai atau tempat menyetrum, karena daya di rumah sudah mencukupi.

Selain itu, kapasitas baterai sudah bisa diperhitungkan, tidak ada yang namanya kehabisan setrum di tengah perjalanan. 

Karena itu, dia pun merekomendasikan pada masyarakat agar beralih ke mobil listrik.

Di sisi lain, pemerintah agar  menyediakan tempat menyetrum atau mengisi baterai untuk umum sesuai kebutuhan, jika nanti banyak masyarakat memiliki mobil listrik.

Baca juga: Dua Pelaku Jaringan Peredaran Sabu di Tabalong Kalsel Dibekuk, Penyuplai Utama Ditetapkan DPO

Baca juga: Dua Warga Banjarmasin Terciduk Simpan Sabu, Satu Pelaku Sembunyikan di Balik Masker

Baca juga: Organda Larang BRT Angkut Penumpang di Pasar Sekumpul, Begini Respon Sopir Bus Biru di Banjarbaru

"Satu hal lagi, jika mobil listrik sudah banyak, jangan sampai tarif dasar listrik dinaikkan," harapnya, seraya menambahkan ada rencana menjual mobil lain berbahan BBM yang dimiliki saat ini dan kemudian beli mobil listrik  lagi. 

(Banjarmasinpost.co.id/Hanani)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved