Berita Balangan

Tegur PKL di Samping Masjid Al Abrar Balangan, Kasatpol PP Deadline Pedagang Hingga Senin

Para PKL yang mendirikan warung semi permanen di Jalan A Yani di kawasan terlarang  samping Masjid Al Akbar Balangan dideadline pindah hingga senin

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Personel Satpol PP Kabupaten Balangan membawa gerobak PKL yang tidak diketahui pemiliknya, Kamis (15/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Para PKL yang mendirikan warung semi permanen di Jalan A Yani di kawasan terlarang  samping Masjid Al Akbar Kabupaten Balangan didatangi oleh Satpol PP Kabupaten Balangan.  Mereka diberi teguran untuk memindahkan warung jualan dari lokasi tersebut.

Kepala Satpol PP Kabupaten Balangan, Aspariah yang turun langsung ke lokasi memberikan batas waktu kepada para PKL untuk pindah hingga  Senin (19/9/2022),

"Kalau mereka tidak membongkar warungnya sampai batas waktu yang diberikan, nanti Satpol PP akan membantu proses pembongkaran," kata Aspariah, Kamis (15/9/2022) saat giat penertiban PKL

Lanjutnya, pihak Satpol PP sebagai penegak Perda telah memberikan toleransi kepada PKL yang berjualan di kawasan tersebut. Bahkan PKL yang menggunakan rombong tetap bisa mencari uang disana dengan catatan usai berdagang, tempat pun kembali bersih. 

Baca juga: Berdiri di Kawasan Terlarang, PKL di Samping Masjid Al Akbar Balangan Didatangi Satpol PP

Baca juga: Eks Pasar Mungkur Uyam Jadi Sentral UMKM, Bupati Balangan Puji Produk UMKM yang Tersedia

Sudah berkali-kali pula para PKL ini mendapatkan teguran. Namun rupanya, hal tersebut diindahkan dan PKL pun tetap bertahan disana. 

"Kami sudah memberikan toleransi yang maksimal. Namun apabila dibiarkan akan bertambah dan ini adalah kawasan yang tidak diperbolehkan untuk PKL," ucapnya. 

Menurut Aspariah, tidak ada larangan berdagang. Apabila tidak permanen, pedagang masih diberi toleransi. 

Baca juga: Rencana Perluasan RSUD Kabupaten Balangan, Lahan di Dekatnya Akan Dibebaskan

Pihaknya pun berharap agar PKL yang berjualan tidak menyisakan sampah dan bisa berpindah tempat. 

Selain itu, peneguran terhadap PKL juga dilakukan pada beberapa titik lainnya di wilayah perkotaan. Di antaranya pada PKL yang berjualan pada trotoar di wilayah Paringin Barat, Pasar Adaro dan Taman Sehati.  (Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti) 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved