Bumi Tuntung Pandang

Dapat Bantuan Alat Tangkap Ramah Lingkungan Gratis dari Pemkab Tala, Begini Ungkapan Nelayan

Pemkab Tala melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan memberikan alat tangkap perikanan ramah lingkungan kepada nelayan.

Penulis: Idda Royani | Editor: Eka Dinayanti
DISKOMINFO TALA
Kepala DKPP Tala Rizayadi menyerahkan alat tangkap ramah lingkungan kepada perwakilan nelayan di kantor setempat, Senin (12_9) siang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keberadaan nelayan di Kabupaten Tanah Laut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), turut mendapat perhatian besar oleh pemerintah daerah setempat.

Data dihimpun banjarmasinpost.co.id, Jumat (16/9/2022), beragam bantuan terus mengalir kepada kalangan nelayan di daerah ini.

Selain itu juga pembinaan kelompok dalam mengembangkan usaha.

Terkini pada Senin kemarin Pemkab Tala melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) setempat memberikan alat tangkap perikanan ramah lingkungan kepada nelayan.

Bantuan itu diberikan secara gratis.

Pemberian tersebut diawali pertemuan antara DKPP Tala, penyedia, dan perwakilan nelayan di kantor setempat di kawasan Jalan Hadji Boejasin, Pelaihari.

Kepala DKPP Tala Rizayadi menyerahkan alat tangkap ramah lingkungan kepada perwakilan nelayan di kantor setempat, Senin (12_9) siang..
Kepala DKPP Tala Rizayadi menyerahkan alat tangkap ramah lingkungan kepada perwakilan
nelayan di kantor setempat, Senin (12_9) siang.. (DISKOMINFO TALA)

Pertemuan itu guna melakukan verifikasi kesesuaian standar peralatan yang ada.

Sasaran penerima merupakan para nelayan kecil dengan ukuran kapal hingga lima gross tonnage (GT) yang tergabung dalam beberapa kelompok usaha bersama (KUB).

Di antaranya KUB Berkat Rakat dari Desa Tanjung Dewa Kecamatan Panyipatan, KUB Arus Samudra dari Desa Pagatan Besar Kecamatan Takisung, dan dua KUB dari Desa Sungai Rasau Kecamatan Bumi Makmur yakni KUB Sumber Mutiara, dan KUB Lestari.

Kepala DKPP Tala Ir Rizayadi mengatakan bantuan alat tangkap tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).

Bantuan itu wujud penerapan aturan yang berlaku yakni tentang penangkapan ikan dengan menggunakan alat ramah lingkungan.

Dikatakannya, secara bertahap DKPP Tala akan mengganti penggunaan alat tangkap perikanan yang tidak ramah lingkungan.

Selama ini sebagian nelayan masih menggunakan alat tangkap seperti itu.

"Kami ingin nelayan menjadi lebih paham tentang pentingnya keberlangsungan ekosistem di lautan. Jadi, tolong pelihara dan gunakan alat tersebut sebaik-baiknya sesuai aturan dan jalur penangkapan," tegas Rizayadi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved