Berita Banjarbaru

Jokowi Instruksikan Kendaraan Listrik, Banjarbaru Siap Anggarkan di Perubahan 2023

Presiden Jokowi Rabu (14/9/2022), menerbitkan Inpres Nomor 7 Tahun 2022, tentang percepatan penggunaan kendaraan listrik

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Diskominfo Banjarbaru
Wali Kota Banjarbaru H. M. Aditya Mufti Ariffin melihat mesin mobil listrik. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Presiden Jokowi Rabu (14/9/2022), menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 7 Tahun 2022, tentang percepatan penggunaan kendaraan listrik berbasis baterai di instansi pemerintah pusat dan daerah.

Terkait terbitnya Inpres itu, Pemerintah Kota Banjarbaru mengaku siap untuk melaksanakannya.

Meski saat ini Inpres beserta surat pengantar dari kementrian, belum secara resmi diterima oleh Pemerintah Kota Banjarbaru.

"Kami baru tahu dari pemberitaan. Sekarang sedang menunggu Inpres ini beserta surat pengantar dari kementrian. Nanti dari pengentar itu akan terlihat jelas, arahnya seperti apa," kata Sekretaris Daerah Kota (Sekdako) Banjarbaru, H Said Abdullah, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: SPKLU Pertama di Kalteng Beroperasi, PLN Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik

Baca juga: Kendaraan Listrik Yamaha Tampil di Jakarta Fair Kemayoran 2022

Sekda mengungkapkan, paling cepat penganggaran untuk pembelian kendaraan listrik sesuai Inpres tersebut, akan dilakukan pada perubahan anggaran tahun 2023.

"Untuk awal tahun ini tentu saja tidak bisa, karena perencanaan APBD murni sudah selesai, dan anggaran perubahan 2022 juga sudah selesai," jelasnya.

Lebih rinci Sekda menjelaskan bahwa penggantian kendaraan dinas berbasis listrik di Kota Banjarbaru, akan dilakukan secara bertahap, menyesuaikan kemampuan anggaran.

Diprioritaskan untuk kendaraan-kendaraan yang memenuhi kriteria, untuk dilakukan peremajaan.

"Kendaraan yangbsudah tua kami tarik, lalu dilelang terbuka, kami ganti dengan mobil listrik. Intinya penggantian yang seterusnya adalah listrik," terangnya.

Baca juga: GIIAS 2022 Dibuka Resmi 11 Agustus 2022, Bakal Banyak Memunculkan Kendaraan Listrik

Tidak hanya melakukan persiapan soal anggaran dan mekanisme penggantian, Sekda juga berancana melakukan evaluasi, berkaitan dengan fasilitas pendukung kendaraan listrik di Banjarbaru.

Sebut saja seperti tempat penyediaan isi ulang daya, dan bengkel yang di khususkan memperbaiki kendaraan listrik.

"Jangan sampai nanti setelah diterapkan, ternyata fasilitas penunjangnya belum siap, sehingga membuat kebingunan," ujarnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved