Berita Banjarmasin

Aliansi BEM se Kalsel Khawatirkan Belum Tertangkapnya Pelaku Pelecehan kepada Mahasiswa ULM

Kasus yang terjadi kepada mahasiswi ULM baru-baru ini menjadi satu dari kasus HAM di daerah yang harus diawasi dan diselesaikan dengan cepat.

Penulis: Noorhidayat | Editor: Eka Dinayanti
banjarmasinpost.co.id/noorhidayat
Lurah dan Bhabinkamtibmas saat memantau kawasan lokasi kejadian di Cendana II. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pelecehan yang baru-baru ini dialami seorang mahasiswi di Banjarmasin, Kaimantan Selatan (Kalsel), mendapat perhatian khusus Aliansi BEM Se-Kalsel.

Bahkan isu ini sempat disinggung oleh Koordinator Wilayah (Korwil) BEM Se-Kalsel, Yogi Ilmawan, pada aksi unjuk rasa Kamis (15/9/2022) kemarin, di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel.

Kasus yang terjadi kepada mahasiswi baru-baru ini menjadi satu dari kasus HAM di daerah yang harus diawasi dan diselesaikan dengan cepat.

Menurut Yogi, sangat disayangkan jika hal tersebut masih terjadi kepada mahasiswa di Kalsel.

"Mengingat undang-undang PKS sudah disahkan dan perealisasian kemendikbudristek no. 30 tahun 2021, tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS) di Lingkungan Perguruan Tinggi sudah mulai digalakkan," ucapnya, Jumat (16/9/2022).

Baca juga: Datangi Tempat Kos di Cendana, Lurah Sungai Miai Banjarmasin Imbau Mahasiswi Waspadai Pelaku Asusila

Baca juga: Ungkap Perbuatan Tak Patut Dialami Mahasiswi ULM, Polsekta Banjarmasin Utara Cek Keberadaan CCTV

Namun menurutnya, semua peraturan itu tidak menjadi atensi para predator- tindakan tak senonoh tersebut.

"Padahal sejatinya, dengan adanya peraturan itu untuk mencegah dari tindakan tercela seperti kasus ini," tegasnya.

Ia berharap, kejadian ini bisa menjadi perhatian semua pihak, tidak hanya petugas kepolisian.

"Sehingga tidak ada lagi kejadian seperti itu menimpa mahasiswa, dan diharapkan jika pelaku tertangkap, agar ditidak tegas, sehingga memberikan efek jera," pungkasnya.

Sementara itu, seorang mahasiswi di ULM, yang tinggal di kawasan Cendana, Nadya mengungkapkan rasa kekhawatirannya.

"Biasanya saya masih berani membeli makanan sendiri jika malam hari. Sekarang, minimal saya harus ada teman, sendiri tak berani lagi," ungkap perempuan asal Kabupaten Balangan itu.

Kekhawatirannya itu muncul, karena dirinya mengetahui oknum pelaku tindak tak patut tersebut masih berkeliaran.

"Info yang saya dengar kan pelakunya belum tertangkap. Semoga pihak kepolisian cepat saja bertindak. Agar kami semua merasa aman," pungkasnya.

Sebelumnya dalam pemberitaan, pihak kepolisian Polsekta Banjarmasin Utara lebih sering melakukan patroli preventif di wilayah Kelurahan Sungai Miai khususnya di kawasan Cendana.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved