Berita Kabupaten Banjar

Aliran Sempalan Ditemukan MUI Kalsel dari di Kabupaten HSU dan Juga Banjarmasin

Wakil Ketua MUI Kalsel, Ridhani Fizi, Sabtu (17/9/2022), dalam dialog publik sebut aliran sempalan di Kabupatn HSU, Kabupten HSS, Kelayan Banjarmasin.

Penulis: Milna Sari | Editor: Alpri Widianjono
MUI KALSEL UNTUK BPOST
Dialog publik membedah wawasan keislaman dan melacak aliran-aliran bermasalah dalam konteks keindonesiaan di Hotel Aston, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (17/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Majelis Ulama Indonesia Kalimantan Selatan ( MUI Kalsel) mendeteksi aliran sempalan.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua MUI Kalsel, Ridhani Fizi, Sabtu (17/9/2022) dalam dialog publik terkait membedah wawasan keislaman dan melacak aliran-aliran bermasalah dalam konteks keindonesiaan di Hotel Aston.

Banyak aliran-aliran bermasalah di berbagai daerah di Kalsel meskipun sudah diproklamirkan sebagai ajaran yang menyimpang oleh MUI. 

"Pernah saya temui ada di Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, akhir-akhir ini bahkan muncul di Kelayan, Kota Banjarmasin dan di berbagai tempat lainnya. Perlu kajian lebih lanjut mengenai aliran-aliran bermasalah mengenai keislaman di Kalimantan Selatan," bebernya.

Baca juga: VIDEO Anggota Satpolairud Polresta Banjarmasin Patroli di Kawasan Pulau yang Viral

Baca juga: Aliansi BEM se Kalsel Khawatirkan Belum Tertangkapnya Pelaku Pelecehan kepada Mahasiswa ULM

Baca juga: Mediasi  Deadlock, DPC Organda Banjarbaru Tetap Tolak BRT Angkut Penumpang ke Pasar Sekumpul

Baca juga: Karhutla Kalsel, Kobaran Api pada Area di Atas Air Gegerkan Warga Gambut Kabupaten Banjar

Salah satu pembicara lain, yakni Ahmad mengatakan di antara 73 golongan di dalam Islam, hanya satu golongan yang selamat, yaitu Ahlussunnah Wal Jamaah.

 

Kemudian, Ahmad juga memberikan penjelasan mengenai ajaran Sabuku yang terkenal sebagai ajaran bermasalah yang berkembang. 

Pemateri kedua, yaitu Muhammad Rusydi, menanggapi mengenai banyaknya manusia yang mengaku mendapat Nur Muhammad dan mengaku sebagai nabi, tuhan dan lain sebagainya termasuk di Kalsel.

Dia pun menekankan tentang pentingnya memahami kerangka berpikir sebagai seorang manusia dalam memahami hakikat dan porsi manusia masing-masing.

( Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved