Berita Banjarmasin

Hingga Juli 2022, Sebanyak 59 Warga Banjarmasin yang Reaktif HIV

Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin sejak Januari 2022 hingga Juli 2022 melakukan testing kepada 7.809 orang, hasilnya sebanyak 50 orang reaktif HIV.

Penulis: Frans Rumbon | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/FRANS RUMBON
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, M Ramadhan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Kesehatan (Dinkes) Banjarmasin sejak Januari 2022 hingga Juli 2022 melakukan testing yang mengarah ke HIV kepada 7.809 orang.

Hasil skrining tersebut, tercatat ada sekitar 50 orang di antaranya berstatus reaktif atau mengarah ke HIV.

"Dari 7.809 yang ditesting dan skrining, ditemukan reaktif sebanyak 59 orang," sebut Kepala Dinkes Banjarmasin, M Ramadhan , kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (17/9/2022).

Meskipun dari hasil skrining terdapat 59 orang berstatus reaktif, namun Ramadhan menerangkan, belum tentu positif HIV.

Baca juga: Narkoba Banjarmasin - Simpan Sabu dalam Kamar Antarkan Warga Rawasari ke Bui

Baca juga: Aliansi BEM se Kalsel Khawatirkan Belum Tertangkapnya Pelaku Pelecehan kepada Mahasiswa ULM

Baca juga:  Mediasi  Deadlock, DPC Organda Banjarbaru Tetap Tolak BRT Angkut Penumpang ke Pasar Sekumpul

"Harus dilakukan pemeriksaan lanjutan, cek rapid sampai dua dan tiga kali di rumah sakit untuk menentukan diagnosis pastinya dan pengobatannya di rumah sakit. Jadi, reaktif belum tentu positif," tandas dia.

Sebagai tindaklanjut, pihaknya sudah merujuk 59 orang berstatus reaktif ini untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke beberapa rumah sakit dan didampingi oleh LSM yang peduli pada penanganan kasus HIV.

"Pengobatan pasien dirujuk ke Rumah Sakit Pelayanan Dukungan dan Pengobatan (PDP) di RSUD Ulin, RSUD Ansari Saleh dan juga RSUD Sultan Suriansyah. Di rumah sakit, pasien diberi pengobatan antiretrovial," katanya.

Selain itu, Dinkes Banjarmasin tetap terus memantau serta terus mengedukasi mengenai pencegahan HIV.

Baca juga: Narkoba Kalsel - Pemasok Sabu di Kalangan Buruh Batu Bara Karungan di Tabunganen Batola Diciduk

Baca juga: Narkoba Kalsel - Pria Amuntai Tertangkap Tangan saat Akan Transaksi Sabu di Desa Bulayak HST

"Kami sudah melakukan konseling dan dipantau agar melakukan pengobatan dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) untuk pencegahan," katanya.

Dia pun mengingatkan warga Banjarmasin untuk menghindari HIV, di antaranya adalah tidak gonta ganti pasangan, jarum suntik tidak steril dan sebagainya.

(Banjarmasinpost.co.id/Frans Rumbon)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved