Karhutla Kalsel

Karhutla Kalsel, Kobaran Api pada Area di Atas Air Gegerkan Warga Gambut Kabupaten Banjar

Karhutla Kalsel. Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Jalan Pemajatan, dekat Kompleks Griya Permata Indah Gambut, Kabupaten Banjar, Sabtu (17/9/2022).

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
BPBD KABUPATEN BANJAR
Karhutla Kalsel. Helikopter lepaskan bom air di lokasi kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (17/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Karhutla Kalsel. Kebakaran gegerkan warga Kelurahan Gambut, Kecamatan Gambut, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (17/9/2022) sekitar pukul 13.37 Wita.

Camat Gambut, Ahmad Fauzan, saat dikonfirmasi, membenarkan ada peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla)  tersebut di kawasan Jalan Pemajatan, dekat Kompleks Griya Permata Indah.

Menurutnya Fauzan, tim gabungan pemadam kebakaran bersiaga di dekat kabut asap yang muncul dari dampak karhutla ini.

"Perlu diketahui, pada lokasi kebakaran, di bawahnya tergenang air. Bahkan beberapa titik, airnya sampai sepinggang. Jadi,  api ada di permukaan, tidak sampai ke tanah atau daratan," katanya.

Baca juga: Narkoba Banjarmasin - Simpan Sabu dalam Kamar Antarkan Warga Rawasari ke Bui

Baca juga: Aliansi BEM se Kalsel Khawatirkan Belum Tertangkapnya Pelaku Pelecehan kepada Mahasiswa ULM

Baca juga: Narkoba Kalsel - Pemasok Sabu di Kalangan Buruh Batu Bara Karungan di Tabunganen Batola Diciduk

Dalam sebuah video yang beredar, tim gabungan bersiaga di sekitar lokasi permukiman terdekat sembari mengabadikan helikopter membawa bom air atau Heli Water Bombing dan menjatuhkan di lokasi kebakaran.

"Di wilayah Kelurahan Gambut, sudah diupayakan pemadaman oleh petugas damkar, bekerja sama dengan Barisan Pemadam Kebakaran atau BPK Swasta, personel Tagana Kabupaten Banjar, dibantu helikopter yang membawa bom air," beber Fauzan.

Diakuinya, potensi kebakaran lahan dan hutan hampir merata terjadi di setiap desa di wilayah Kecamatan Gambut.

Itu karena setiap desa mempunyai lahan persawahan dan ada beberapa desa dan kelurahan yang juga memiliki lahan hutan.

Baca juga: Narkoba Kalsel - Pria Amuntai Tertangkap Tangan saat Akan Transaksi Sabu di Desa Bulayak HST

Baca juga:  Mediasi  Deadlock, DPC Organda Banjarbaru Tetap Tolak BRT Angkut Penumpang ke Pasar Sekumpul

Baca juga: Sipir Karang Intan Juara Uji Ketangkasan Petugas Pemasyarakatan se-Kalsel di Kabupaten Tabalong

Kondisi itu, apabila memasuki musim kemarau sangat berpotensi terbakar dan menjadi penyumbang kabut asap karhutla,  yaitu Kelurahan Gambut, Desa Kayu Bawang dan Desa Guntung Ujung.

"Antisipasi terhadap karhutla dengan sama-sama saling mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan persawahan. Apabila muncul api kecil segera berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan BPK Swasta terdekat dan  lapor kepada Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang melekat di desa dan kelurahan," pintanya. 

(Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved