Berita Banjarbaru

 Mediasi  Deadlock, DPC Organda Banjarbaru Tetap Tolak BRT Angkut Penumpang ke Pasar Sekumpul

Mediasi DPC Organda Kota Banjarbaru dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel berakhir deadlock

Penulis: Muhammad Rahmadi | Editor: Hari Widodo
Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi
Mediasi antara DPC Organda Banjarbaru dengan Dishub Kalsel di BPTD XV Provinsi Kalsel, Jumat (16/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - DPC Organda Kota Banjarbaru, kembali melakukan pertemuan dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalsel.

Pembahasan pada pertemuan ke tiga dalam pekan ini pun, tidak lain berkaitan dengan operasional Bus Rapid Transit (BRT).

Setelah lebih kurang satu jam berdiskusi, pertemuan yang dimediasi oleh pihak Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) XV Provinsi Kalsel itu, belum juga menghasilkan kesepakatan.

DPC Organda Kota Banjarbaru tetap dengan sikap awalnya, yakni meminta agar BRT tidak beropersi di Pasar Sekumpul, Sungai Besar dan Trikora menuju Terminal Gambut Barakat, Km 17.

Baca juga: Organda Larang BRT Angkut Penumpang di Pasar Sekumpul, Begini Respon Sopir Bus Biru di Banjarbaru

Baca juga: Hentikan Sementara BRT Koridor Dua, Dishub Kalsel Undang Organda dan Pemko Banjarbaru

Menyikapi itu, Dishub Kalsel yang diwakili oleh sekretaris, Mirhan. Pada kesempatan itu ia meminta agar Organda menyebutkan lokasi mana saja BRT tidak boleh mengangkut penumpang.

Dengan harapan BRT tetap bisa melintasi trayek Pasar Sekumpul menuju Terminal Km 17 via, Trikora, namun tidak bersinggungan langsung dengan trayek Angkutan Kota (Angkot)

"Karena pada trayek itu banyak ASN di Setda Provinsi yang menggunakan BRT. Prinsipnya memang pelayanan ini merupakan kewajiban kami sebagai pemerintah," katanya, Jumat (16/9/2022).

Sementara itu Ketua DPC Organda Kota Banjarbaru, Alfin tidak langsung memberikan jawaban pertanyaan pihak Dishub Kalsel.

Alfin mengaku tidak bisa begitu saja memutuskan hal tersebut, sehingga harus berkoordinasi terlebih dulu bersama anggotanya.

"Kami koordinasikan dulu dengan anggota Organda, kemungkinan satu minggu kedepan akan kami sampaikan hasilnya," ungkap Alfin.

Baca juga: Aksi Damai Sopir Angkot di Banjarbaru, Tuntut BRT Setop Angkut Penumpang di Pasar Sekumpul

Selama rentan waktu satu pekan sebelum adanya kesepakan itu, Alfin juga menegaskan pihaknya akan melakukan tindakan apabila menemukan adanya BRT beroperasi di trayek tersebut.

"Kalau anggota kami menemukan BRT lewat trayek, akan kami minta putar balik, atau menurunkan penumpang," tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Rahmadi) 

 

  • Berita Terkait :#Berita Banjarbaru
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved