Ekonomi dan Bisnis

Tas dari Eceng Gondok Banyak Diminati Masyarakat Kabupaten Tapin Kalsel

Perajin di Margasari, Kabupaten Tapin, Kalsel, membuat produk kerajinan tas dari eceng gondok bernilai tinggi yang disukai wisatawan.

Penulis: Stanislaus Sene | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/STANISLAUS SENE
Tas dari eceng gondok hasil karya para perajin di Margasari, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, Sabtu (17/9/2022). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Eceng gondok yang sering dipandang sebelah mata oleh masyarakat pada umumnya, ternyata memiliki nilai jual ekonomis yang cukup tinggi.

Di tangan para perajin di Margasari, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), diolah sedemikian rupa hingga menjadi barang kerajinan tangan tas eceng gondok yang laku dijual hingga ratusan ribu rupiah.

Seorang perajin, Wartinah, Sabtu (17/9/2022), mengatakan, eceng gondok atau ilung bisa dianyam menjadi tas yang menarik minat banyak masyarakat Kabupaten Tapin untuk memakainya.

"Untuk bahan bakunya diambil langsung dari sungai Margasari yang sering hanyut di bawah aliran air sungai atau yang tersangkut," jelasnya.

Baca juga: Aliansi BEM se Kalsel Khawatirkan Belum Tertangkapnya Pelaku Pelecehan kepada Mahasiswa ULM

Baca juga: Mediasi  Deadlock, DPC Organda Banjarbaru Tetap Tolak BRT Angkut Penumpang ke Pasar Sekumpul

Kemudian, Wartinah juga mengatakan, pembuatan  anyaman dari eceng gondok  ini merupakan industri rumahan, sehingga proses pembuatannya secara manual.

"Proses pembuatannya sangat mudah. Eceng gondok ditiriskan, kemudian dipress sehingga berbentuk pipih, seterusnya dianyam sesuai pola yang diinginkan," urai dia.

Karena eceng gondok mudah didapat dan proses pengolahannya mudah, pihaknya berharap kepedulian dari pemerintah daerah terkait jenis kerajinan yang satu ini.

"Akhir-akhir ini banyak peminat, khususnya para wisatawan dari luar Kabupaten Tapin yang sering berkunjung ke wilayah Margasari," imbuh dia.

Baca juga: Promosi Wisata Kalsel, Pengelola Gua Limbuhang Gelar Pertunjukan Seni Budaya dan Music Jazz

Baca juga: Kelompok Tani di Tapin Sukses Beternak Burung Puyuh, Pemeliharaannya Mudah dan Hasilnya Menjanjikan

Ia mengatakan, untuk produk dari eceng gondok ini tidak hanya dalam bentuk tas, tetapi bisa pernak-pernik lain.

 

"Harga jualnya sendiri tergantung model. Biasanya dijual dengan kisaran harga Rp 100 ribu hingga Rp 250 ribu,  tergantung kerumitan pembuatannya. Semakin rumit, harga semakin mahal," pungkas dia. 

(Banjarmasinpost.co.id/Stanislaus Sene)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved